BPDP Setor Rp 17,4 Triliun ke Kas Negara hingga Mei 2026
Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah menyetorkan dana sebesar Rp 17,4 triliun ke kas negara hingga 31 Mei 2026.
Realisasi tersebut setara dengan 65 persen dari target penerimaan negara tahun ini yang dipatok sebesar Rp 26,84 triliun.
>>> Wall Street Menguat, Penurunan Harga Minyak Redakan Kekhawatiran Inflasi
Kinerja positif ini disampaikan oleh Kementerian Keuangan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XI DPR pada Senin (15/6/2026).
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Astera Primanto Bhakti, memberikan apresiasi atas kontribusi berkala BPDP.
"Kalau kita lihat dari pendapatannya untuk BPDP ini dari tahun ke tahun biasanya bisa melebihi target dan sampai dengan bulan Mei (2026) telah tercapai Rp 17,4 triliun," ujar Astera.
Selain menyumbang pendapatan negara, BPDP merealisasikan program strategis seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 415 ribu hektare dengan dana Rp 13,13 triliun.
BPDP juga memenuhi bahan bakar nabati sebanyak 88,93 juta kiloliter senilai Rp 263,13 triliun.
"Dana ini digunakan untuk menjaga stabilitas harga CPO, energi dan pengurangan emisi," kata Astera.
Di samping itu, dialokasikan anggaran Rp 1,49 triliun untuk pengembangan sumber daya manusia perkebunan yang menyasar 13.265 mahasiswa penerima beasiswa dan 29.173 peserta pelatihan.
>>> Superindo Promo Weekday 11-14 Mei 2026: Diskon Ayam hingga Deterjen
"Outcome-nya nanti adalah peningkatan produktivitas perkebunan, peningkatan kesejahteraan petani dan implementasi Astacita untuk ketahanan energi," tutur Astera.
Dalam forum yang sama, dipaparkan laporan keuangan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) yang mengumpulkan pendapatan Rp 323 miliar hingga akhir Mei 2026 dari target tahunan Rp 686 miliar.
"Dari segi capaian pendapatan BPDLH selalu dapat capaian yang sangat baik bahkan bisa ada yang melebihi dari 100% yaitu tahun 2025.
Sampai dengan bulan Mei (2026) ini sudah mencapai hampir 50% dari Rp 686 miliar telah tercapai Rp 323 miliar," jelas Astera.
Program dana bergulir lingkungan hidup oleh BPDLH tercatat telah memfasilitasi 52.196 debitur di 34 provinsi dengan kucuran dana Rp 396,86 miliar.
Selain itu, pendanaan bagi penerima manfaat program lingkungan menelan biaya Rp 1,9 triliun.
>>> Reza Arya Pratama Akhiri Masa Bakti di PSM Makassar
"Harapannya adalah memberikan akses pendanaan bagi debitur pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi isu lingkungan seperti pengelolaan sampah, penghijauan, dan konservasi energi," tutur Astera.
Update Terbaru
BSI Salurkan Pembiayaan Otomotif Rp 6,62 Triliun hingga April 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:13 WIB
Chelsea Resmi Lepas Marc Cucurella ke Real Madrid
Selasa / 16-06-2026, 23:13 WIB
Antonio Ruediger Sambut Jose Mourinho sebagai Pelatih Baru Real Madrid
Selasa / 16-06-2026, 23:13 WIB
Mengenal Sejarah dan Makna Hari Besar Setiap Tanggal 4 Mei
Selasa / 16-06-2026, 23:12 WIB
Panitia Matangkan Kesiapan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri
Selasa / 16-06-2026, 23:12 WIB
Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:12 WIB
FIFA Pindahkan Relawan untuk Isi Kursi Kosong di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:12 WIB
KPK Awasi 49 Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp4,25 Triliun
Selasa / 16-06-2026, 23:12 WIB
Prancis Hadapi Senegal di Laga Perdana Grup I Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:09 WIB
Diaspora Iran Terpecah Jelang Laga Piala Dunia 2026 di Los Angeles
Selasa / 16-06-2026, 23:09 WIB
Jadwal Piala Dunia 17 Juni 2026: Prancis vs Senegal, Argentina vs Aljazair
Selasa / 16-06-2026, 23:09 WIB
Mamadou Sarr Siap Hadapi Prancis di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:08 WIB
5 Serum Anti Aging untuk Kulit Awet Muda Mulai Rp27 Ribuan
Selasa / 16-06-2026, 23:08 WIB
Negara Masa Lalu yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Tinggal Sejarah
Selasa / 16-06-2026, 23:08 WIB






