PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) membidik peningkatan kinerja keuangan signifikan pada 2026. Perusahaan produsen dan konstruksi aspal modifikasi ini memproyeksikan pendapatan mencapai Rp412,57 miliar.

Laba periode berjalan diperkirakan menyentuh Rp52,74 miliar. Target tersebut disampaikan dalam paparan publik pada Senin (15/6/2026).

>>> Mengenal Tiga Peringatan Penting Setiap Tanggal 8 Mei

Kinerja positif sudah terlihat pada kuartal I-2026.

Pendapatan SOLA melonjak 403,75% secara tahunan menjadi Rp75,26 miliar, sementara laba bersih meroket 10.830% menjadi Rp10,93 miliar.

Proyek Strategis dan Investasi Alat Berat

Target tersebut ditopang sejumlah proyek, termasuk peningkatan jalan hauling batubara PT Servo Lintas Raya sepanjang 36 kilometer.

Direktur Utama SOLA Mochamad Bhadaiwi menyebut proyek itu sebagai kontrak terbesar yang didapat perusahaan saat ini.

Selain itu, SOLA menggarap jalan hauling 10 kilometer milik PT Royaltama Mulia Konstruksi.

Perusahaan juga mengamankan kontrak tiga tahun pasokan aspal emulsi untuk PT Pertamina Hulu Rokan guna memastikan pendapatan berulang.

>>> Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez dari Skuad Piala Dunia 2026

Investasi alat berat menjadi fokus utama manajemen. Realisasi belanja modal mencapai Rp30 miliar hingga Rp40 miliar pada kuartal I-2026 untuk mendukung ekspansi operasional.

Mochamad Bhadaiwi menegaskan kebutuhan investasi alat berat menjadi prioritas karena proyek konstruksi memerlukan kapasitas operasional lebih besar.

Diversifikasi Bisnis dan Pandangan Analis

Langkah diversifikasi bisnis mulai dijajaki melalui pengembangan teknologi Carbon, Capture, Utilization, and Storage (CCUS) bersama mitra strategis APOLPO-USA.

SOLA juga membuka peluang menjadi kontraktor EPC proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai target kinerja SOLA pada 2026 ambisius namun rasional.

Menurutnya, aspal modifikasi menjadi keunggulan kompetitif karena karakteristiknya yang terbuat dari material khusus untuk meningkatkan ketahanan jalan.

>>> Manchester City Raih Gelar Piala FA Kedelapan Usai Tekuk Chelsea

Kendati demikian, analis mengingatkan risiko volatilitas harga bahan baku dan ketergantungan pada proyek infrastruktur pemerintah yang kebijakannya bisa berubah sewaktu-waktu.