Kylian Mbappe menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik menjadi Presiden Prancis setelah pensiun dari sepakbola. Penyerang Real Madrid itu menyebut sudah cukup dibenci dan tidak ingin menambah beban.

Pernyataan itu disampaikan Mbappe dalam wawancara dengan Le Parisien. Ia menanggapi spekulasi yang kerap muncul mengenai masa depannya di panggung politik.

>>> J.CO Hadirkan Paket Bundling Donut dan Minuman Spesial Mei 2026

“Saya tidak berencana menjadi presiden Prancis. Saya sudah cukup dibenci,” ujar Mbappe seperti dikutip dari Detik Sport.

Pemain berusia 27 tahun itu saat ini masih fokus pada puncak kariernya. Ia ingin membawa Timnas Prancis meraih trofi Piala Dunia 2026.

Mbappe dikenal vokal dalam isu sosial politik. Ia pernah menyerukan penolakan terhadap kelompok ekstremis sayap kanan menjelang Piala Eropa 2024.

>>> 13 Kereta Ekonomi Subsidi PSO yang Masih Beroperasi pada 2026

Meski demikian, ia lebih memilih mengembangkan bisnis yang telah dirintis. “Jika saya ingin menjadi pengusaha, saya akan menjadi pengusaha,” katanya.

Keputusan Mbappe menjauh dari politik diduga terkait ejekan sebagian suporter yang menyebutnya diktator. Ia sempat dituduh memanfaatkan pengaruh di timnas.

>>> UMM Rilis Rincian Biaya Kuliah Semua Jurusan 2026/2027

Pemenang Piala Dunia 2018 itu menegaskan tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden. Ia ingin fokus pada sepakbola dan bisnis.