Frugal Living di Kalangan Kelas Menengah: Antara Pilihan Sadar dan Tekanan Ekonomi
Suasana di restoran dan pusat perbelanjaan kini berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Pengunjung masih datang, tetapi lebih banyak yang sekadar melihat-lihat, membandingkan harga, atau berburu diskon.
Banyak yang memilih membawa bekal dari rumah, membatalkan langganan hiburan digital, atau menunda pembelian barang yang diinginkan.
>>> Telkom Indonesia Terbitkan Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Perkuat ESG
Perubahan perilaku ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan refleksi kondisi ekonomi yang dihadapi kelas menengah Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok yang menjadi tulang punggung konsumsi nasional ini menghadapi tekanan besar.
Kenaikan biaya hidup, ketidakpastian pekerjaan, tingginya cicilan, dan perlambatan pertumbuhan pendapatan mendorong lahirnya pola hidup hemat yang populer disebut frugal living.
Frugal Living: Strategi Bertahan atau Gaya Hidup?
Frugal living sebenarnya bukan konsep baru.
Dalam literatur ekonomi perilaku, istilah ini merujuk pada gaya hidup hemat yang berfokus pada pengeluaran benar-benar diperlukan dan menghindari konsumsi berlebihan.
Namun di Indonesia saat ini, frugal living tidak lagi semata-mata pilihan gaya hidup, melainkan semakin menjadi strategi bertahan bagi sebagian kelas menengah.
Fenomena ini menyimpan paradoks.
Di satu sisi, hidup hemat dapat menjadi kebiasaan positif dan mendorong kesehatan finansial rumah tangga.
Namun di sisi lain, jika frugal living lahir akibat tekanan ekonomi berkepanjangan, ia bisa menjadi sinyal melemahnya daya beli masyarakat.
Ketika semakin banyak kelas menengah mengurangi konsumsi, dampaknya tidak hanya dirasakan rumah tangga, tetapi juga perekonomian nasional secara keseluruhan.
Data Menunjukkan Penyusutan Kelas Menengah
Perhatian terhadap kondisi kelas menengah meningkat setelah berbagai data menunjukkan penyusutan jumlah kelompok ini. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kelas menengah terus menurun sejak sebelum pandemi.
Update Terbaru
Intel Kenalkan Project Firefly untuk Laptop Murah Berdesain Premium
Rabu / 17-06-2026, 13:12 WIB
Pemprov NTB Resmi Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:09 WIB
Ko Lung Lung Rekomendasikan 5 Mobil Hatchback Bekas untuk Perkotaan
Rabu / 17-06-2026, 13:08 WIB
Ahli Medis Peringatkan Risiko Kerusakan Ginjal Akibat Tren Protein Maxxing
Rabu / 17-06-2026, 13:08 WIB
Pengguna Internet Indonesia 2026 Tembus 235,26 Juta Jiwa
Rabu / 17-06-2026, 13:08 WIB
Bank Sampoerna Luncurkan Deposito Online via Aplikasi SMB, Mulai Rp1 Juta
Rabu / 17-06-2026, 13:08 WIB
BSI Pacu Pembiayaan UMKM dan Turunkan Rasio NPF
Rabu / 17-06-2026, 13:08 WIB
Harga Emas BSI dan HRTA Beragam pada 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:08 WIB
IHSG 17 Juni 2026 Melemah ke Level 6.202, Dipicu Aksi Ambil Untung
Rabu / 17-06-2026, 13:04 WIB
Lakon Indonesia Olah Kain Sisa Demi Kurangi Sampah Fashion
Rabu / 17-06-2026, 13:04 WIB
IHSG Ambles 0,84 Persen ke Level 6.202 pada Sesi I 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:04 WIB
Kapitalisasi Pasar SpaceX Lampaui Amazon dan Microsoft
Rabu / 17-06-2026, 13:04 WIB
Pemerintah Luncurkan Sistem Perlinsos Digital Berbasis AI Oktober 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:01 WIB
Marquez hingga Bezzecchi Siap Menguji Motor MotoGP 850 cc di Brno
Rabu / 17-06-2026, 13:00 WIB






