Lakon Indonesia Olah Kain Sisa Demi Kurangi Sampah Fashion
Industri fashion tidak hanya menjual busana siap pakai.
Brand Lakon Indonesia berupaya merawat wastra Nusantara, menghidupkan perajin lokal, dan menjaga kelestarian alam melalui optimalisasi sisa kain.
>>> IHSG Ambles 0,84 Persen ke Level 6.202 pada Sesi I 17 Juni 2026
Upaya ini dipamerkan lewat instalasi mini yang merangkum delapan koleksi busana selama delapan tahun terakhir.
Koleksi tersebut meliputi Pakaiankoe (2020), Gantari (2021), Aradhana (2021), Lorong Waktu (2022), RIK 062324 L (2023), The Tailor Made 01 (2023), Pasar Malam (2024), Urub (2025), serta Koleksi Anniversary ke-8 pada 2026.
Pendiri Lakon Indonesia, Thresia Mareta, mengatakan brand yang didirikan pada 2018 kini telah menggandeng 120 brand.
Misi utama Lakon adalah memajukan industri mode tanah air dan meningkatkan taraf hidup perajin lokal.
Tantangan terbesar bagi brand lokal adalah skala produksi.
Lakon Indonesia memulai presentasi koleksi batik pada 15 November 2020 melalui koleksi Pakaiankoe di ASHTA District 8, SCBD, Jakarta.
Koleksi Gantari: The Final Journey to Java dipamerkan di Candi Prambanan, Yogyakarta, bertepatan dengan Hari Batik Nasional 2021.
Koleksi ini memadukan batik, jumputan, dan tenun lurik dengan potongan modern.
>>> Kapitalisasi Pasar SpaceX Lampaui Amazon dan Microsoft
Lakon Indonesia menerapkan prinsip fashion berkelanjutan. Strateginya meliputi konsep busana padu padan dan produksi baju baru dari kain sisa.
Thresia Mareta menegaskan bahwa kain sisa diolah menjadi sesuatu yang berharga. Langkah ini penting karena limbah tekstil sulit didaur ulang.
Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menunjukkan kontribusi limbah tekstil di Indonesia mencapai 2,63% dari total sampah nasional.
Angka ini lebih rendah dibanding limbah makanan (38,23%), plastik (19,49%), dan kertas (11%).
Pemanfaatan sisa kain telah diterapkan pada koleksi Aradhana (2021) yang mengusung tema Seen and Unseen.
Koleksi ini menghadirkan lebih dari 30 busana ready-to-wear yang memadukan batik, tenun ikat, songket, hingga ulos.
Pada Koleksi Anniversary ke-8 tahun 2026, Lakon Indonesia meluncurkan outer unik dari kain sisa dengan teknik jahit patchwork.
>>> Pemerintah Luncurkan Sistem Perlinsos Digital Berbasis AI Oktober 2026
Setiap potong busana memiliki motif eksklusif yang berbeda.
Update Terbaru
Gong Yoo Tampil Beda di Pemotretan W Korea, Warganet Spekulasi Facelift
Rabu / 17-06-2026, 14:20 WIB
LongRange Capital Akuisisi Pizza Hut AS Senilai Rp24 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 14:20 WIB
Menyusuri Badar: Saksi Perjuangan Dakwah dan Kemenangan Pasukan Malaikat
Rabu / 17-06-2026, 14:19 WIB
25 Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 14:17 WIB
Cara Memakai Quick Share Windows untuk Kirim File dari Android
Rabu / 17-06-2026, 14:17 WIB
6 Ponsel dengan Wireless Charging Mulai Rp3 Jutaan, Setara Flagship
Rabu / 17-06-2026, 14:16 WIB
Lenovo Tab Plus Gen 2 Resmi: Layar 12,1 Inci 2.5K 120Hz dan Speaker JBL 9 Unit
Rabu / 17-06-2026, 14:16 WIB
Messi Cetak Hattrick Lawan Aljazair, Samai Rekor Gol Klose
Rabu / 17-06-2026, 14:16 WIB
InJourney Airports Proyeksikan 5,46 Juta Penumpang Selama Libur Sekolah
Rabu / 17-06-2026, 14:16 WIB
BookCabin Travel Fair 2026 Hadir di Medan dengan Flash Sale Tiket Pesawat
Rabu / 17-06-2026, 14:16 WIB
Roberto Martinez Dikabarkan Tinggalkan Portugal Usai Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 14:15 WIB
Rekomendasi Laptop Pelajar Terbaik Harga Rp5 hingga Rp8 Jutaan
Rabu / 17-06-2026, 14:15 WIB
PHDI Luruskan Kesalahpahaman Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan
Rabu / 17-06-2026, 14:14 WIB
Lionel Messi Cetak Hattrick, Argentina Kalahkan Aljazair 3-0
Rabu / 17-06-2026, 14:13 WIB






