Summarecon Agung Berharap Insentif PPN DTP Berlanjut Tahun Ini
PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) berharap kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) tetap dilanjutkan pada tahun ini.
Presiden Direktur Summarecon Agung Adrianto Pitojo Adi menilai kebijakan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun pengembang.
>>> Aturan Potongan Komisi Perpres Ojol Belum Terlaksana di Lapangan
"Saya katakan PPN DTP ini memang satu kebijakan yang sangat bagus. Dan rasanya kami masih butuh," ujar Adrianto dalam paparan publik SMRA, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, insentif ini mendorong pengembang untuk lebih konsisten dalam menjual, membangun, dan menyelesaikan proyek dengan standar kualitas tertentu.
Di sisi lain, konsumen memperoleh harga yang lebih terjangkau untuk mengakses pasar properti nasional di tengah suku bunga tinggi dan pelemahan rupiah.
Direktur Summarecon Agung Lydia Tjio juga menyampaikan harapan serupa agar PPN DTP bergulir tahun ini demi memicu kenaikan marketing sales.
Sepanjang lima bulan pertama 2026, SMRA membukukan penjualan lewat jalur PPN DTP sebesar Rp874 miliar dari target total Rp1,6 triliun.
"Jadi kalau misalnya kondisinya seperti ini, yang kami harapkan, PPN DTP paling tidak tetap berjalan, itu juga kami syukuri," ujar Lydia.
>>> DPR dan Pemerintah Sahkan KEM-PPKF RAPBN 2027, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,8-6,5 Persen
Pada 2025, perusahaan berhasil mengantongi marketing sales senilai Rp5,5 triliun, melampaui target awal Rp5 triliun.
Adrianto menambahkan bahwa pencapaian tersebut didorong kuat oleh proyek township Summarecon Serpong yang menyumbang sekitar 45% dari total marketing sales 2025.
Produk residensial tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan SMRA di tengah dinamika sektor properti.
Untuk menjaga pertumbuhan, SMRA menargetkan struktur pendapatan yang seimbang dengan mempertahankan porsi recurring income di kisaran 25% hingga 30% dari pendapatan konsolidasi pada 2026.
"Kami berupaya agar pertumbuhan property development tidak menurunkan persentase recurring income," ucap Adrianto.
Memasuki 2026, SMRA tetap berfokus mengoptimalkan pengembangan sembilan township yang dimiliki saat ini.
>>> Dokter Ingatkan Gen Z Waspadai Bahaya Fatty Liver Akibat Kopi Kekinian
Perusahaan berharap pemulihan daya beli segmen menengah dapat mendongkrak penjualan properti tahun ini.
Update Terbaru
Daftar Selebriti Korea yang Putus Setelah Pacaran Lama
Kamis / 11-06-2026, 20:36 WIB
Cara Mengaktifkan Kembali Kartu BPJS Kesehatan PBI yang Dinonaktifkan
Kamis / 11-06-2026, 20:33 WIB
Volkswagen Kritik Kebijakan Larangan Mobil Bensin di Berbagai Negara
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Manchester United Kesulitan Jual Andre Onana karena Gaji Tinggi
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Studi Sun Life: 80% Masyarakat Tertekan Biaya Hidup, Ketahanan Finansial Belum Merata
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Menteri Keuangan Respons Ajakan Boikot Pertamax ke Pertalite di Medsos
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Trump Ancam Serang Iran dan Kuasai Industri Minyak
Kamis / 11-06-2026, 20:31 WIB
Nova Arianto Langsung Turunkan Mathew Baker Sejak Awal Lawan Australia
Kamis / 11-06-2026, 20:29 WIB
Chevrolet Gunakan AI untuk Desain C9 Corvette, Tapi Bukan yang Ini
Kamis / 11-06-2026, 20:29 WIB
Nova Arianto Turunkan Mathew Baker sebagai Starter Lawan Australia
Kamis / 11-06-2026, 20:29 WIB
Pasar Obligasi Korporasi Dinilai Lebih Menguntungkan Investor
Kamis / 11-06-2026, 20:28 WIB
Pemerintah Antisipasi Peralihan Konsumen dari Pertamax ke Pertalite
Kamis / 11-06-2026, 20:28 WIB
QJMotor Indonesia Luncurkan Program Trip Eksklusif ke China di PRJ 2026
Kamis / 11-06-2026, 20:28 WIB
Nova Arianto Turunkan Mathew Baker sebagai Starter Lawan Australia
Kamis / 11-06-2026, 20:28 WIB






