Gaikindo soal Insentif Mobil Listrik: Kalau Ada Ya Bersyukur
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyarankan calon pembeli mobil baru tidak perlu menunda pembelian meski insentif dari pemerintah belum terealisasi.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan kondisi pasar otomotif saat ini menunjukkan pertumbuhan yang baik. Harga kendaraan juga dinilai sudah sangat kompetitif.
>>> Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
Pemerintah tengah merancang skema diskon Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk mobil listrik sebesar 40 hingga 100 persen.
Namun, skema tersebut masih dalam tahap evaluasi.
"Nah sekarang ini di tahun ini, dengan melihat pertumbuhan pasarnya betul-betul bagus. PPN DTP ini masih dievaluasi.
Dievaluasi dan kalau kita bisa syaratkan ya itu lebih bagus, abaikan aja dulu. Nanti kalau ada ya kita bersyukur," kata Putu di Jakarta, Senin (13/7).
Menurut Putu, persaingan di industri otomotif membuat setiap pabrikan berlomba menawarkan harga yang menarik. "Karena kalau kita lihat kan, harga kendaraan ini sangat bersaing keras.
>>> Harry Kane Hancur Usai Inggris Kena Comeback Argentina
Dan produsen otomotif ini benar-benar untuk harganya, apalagi dalam kondisi sekarang, ini benar-benar sangat bersaing," ujarnya.
Ia menambahkan insentif PPN DTP hanya berlaku untuk mobil listrik, bukan untuk kendaraan lain.
"Sehingga tanpa insentif tadi, apalagi insentif itu hanya untuk baterai electrified vehicle, bukan untuk kendaraan lain," ucapnya.
Putu meyakini ada atau tidaknya insentif tidak akan memberikan perbedaan signifikan terhadap keputusan konsumen. Ia menegaskan harga kendaraan saat ini sudah sangat terjangkau.
"Jadi untuk itu ya, sehingga karena sudah sangat bersaing, harganya sudah sangat affordable. Langsung saja dibeli," ujar dia.
>>> BGN: Presiden Tak Tutup Kans Pelaksanaan MBG Libatkan Kantin Sekolah
"Jadi saya jamin ya, itu tidak akan membedakan banyak hal. Karena sekarang produsen-produsen sudah memberikan diskon, hingga memberikan banyak sekali fasilitas-fasilitas (untuk kepemilikan mobil)," tutup Putu.
Update Terbaru
Kejagung Bentuk Tim 9 Eks KPK Usut Kasus Febrie Adriansyah
Kamis / 16-07-2026, 08:49 WIB
AS Tegaskan Tak Ingin Gulingkan Rezim Iran, Khawatir Jadi Negara Gagal
Kamis / 16-07-2026, 08:49 WIB
Eksepsi Ditolak, Praperadilan Roy Suryo Gagal: Dokter Tifa Prediksi Sidang Jadi Sorotan Media Dunia
Kamis / 16-07-2026, 08:49 WIB
Eks Jampidsus Disebut Algojo Jokowi, Bakom Balas: Akan Dilawan Prabowo
Kamis / 16-07-2026, 08:49 WIB
Edifier R1000TC II: Speaker Desktop dengan Bluetooth 6.0 dan Output 42W
Kamis / 16-07-2026, 08:46 WIB
Viral, Pengantin di Ekuador Jadikan Anjing Peliharaan Saksi Resmi Pernikahan
Kamis / 16-07-2026, 08:46 WIB
Argentina Singkirkan Inggris, Istri Messi Tampil Pakai Jersey Crop Top
Kamis / 16-07-2026, 08:46 WIB
Gemini AI Didominasi Gen Z, Pengguna Muda Sentuh 40 Persen
Kamis / 16-07-2026, 08:41 WIB
Cara Ajukan KUR Mandiri 2026 Rp100 Juta Tenor 5 Tahun
Kamis / 16-07-2026, 08:21 WIB
Produser id Software: Industri Game Tak Akan Lahirkan WoW atau Morrowind Lagi
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Headset Razer Kraken Kitty V3 Pro Termurah Sepanjang Sejarah, Diskon Rp 1,7 Juta
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Greater Tunb, Pulau Strategis di Teluk Persia yang Jadi Target Serangan AS
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Bellingham Keplak Pemain Argentina Usai Laga, Otamendi Turun Tangan
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Ridwan Kamil Resmi Jadi Ayah Arkana Aidan Misbach, PA Bandung Ketok Palu
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB







