Produser id Software: Industri Game Tak Akan Lahirkan WoW atau Morrowind Lagi
Produser id Software, Andrew Willis, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi industri game saat ini.
Menurutnya, PHK massal dan manajemen yang tidak kompeten membuat mustahil lahirnya game legendaris seperti World of Warcraft atau Morrowind.
>>> Headset Razer Kraken Kitty V3 Pro Termurah Sepanjang Sejarah, Diskon Rp 1,7 Juta
Pernyataan itu muncul setelah Microsoft mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap 3.200 karyawan Xbox, termasuk di id Software.
Willis sebelumnya menyebut langkah tersebut 'tidak masuk akal' dan menyarankan studio milik pekerja sebagai satu-satunya jalan ke depan.
Dalam unggahan di LinkedIn, Willis menulis bahwa industri game harus berubah jika ingin menciptakan seni dan waralaba yang bernilai jangka panjang.
Ia mengkritik para eksekutif yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek tanpa memahami cara kerja industri.
"Saat ini, terasa seperti monopoli yang mengendalikan industri hanya berusaha mengambil sebanyak mungkin niat baik dan nilai yang butuh puluhan tahun untuk dibangun, dengan sedikit kepedulian terhadap hasil yang semakin menurun," tulis Willis.
Ia menambahkan bahwa banyak manajer puncak adalah lulusan MBA yang tidak pernah bermain game atau mengirimkan game. "Mereka pada dasarnya tidak memahami industri yang mereka kelola," ujarnya.
Willis menyoroti kebiasaan perusahaan yang membubarkan tim setelah satu kegagalan komersial.
Menurutnya, hal itu mencegah terbentuknya kelompok yang bisa belajar dari kesalahan dan menyempurnakan karya berikutnya, seperti yang terjadi pada Helldivers 2.
>>> Greater Tunb, Pulau Strategis di Teluk Persia yang Jadi Target Serangan AS
"Orang-orang ini akan menolak mendanai George Lucas atau Walt Disney, dan mereka heran mengapa tidak bisa membangun IP raksasa yang membayar dividen selama puluhan tahun.
Update Terbaru
Famicom Berusia 43 Tahun, Sakurai Sebut Konsol Paling Berpengaruh
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Lebih dari 100 Anggota DPR AS Demokrat Dukung Blokir Bantuan Militer ke Israel
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Sam Kerr Desak Investasi A-League Usai Gabung Gotham FC
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Indiana Fever Ungguli Kompetitor WNBA Berkat Lonjakan Tembakan Jarak Jauh
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Pemerintah AS Ganti Panel Perbudakan di Situs Presiden Philadelphia
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1 pada Burung Laut
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
R Kelly Ajukan Banding ke Trump untuk Pengurangan Hukuman
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Cheria Holiday Luncurkan Paket Halal Tour Eksklusif ke Asia Tengah
Kamis / 16-07-2026, 09:53 WIB
Perkuat Lini Elektrifikasi, MG Rilis ZS Hybrid+ untuk Pasar Indonesia
Kamis / 16-07-2026, 09:53 WIB
Mahoraga: Shikigami Terkuat Jujutsu Kaisen yang Tak Pernah Dijinakkan
Kamis / 16-07-2026, 09:52 WIB
Wakil Presiden AS Ungkap Perpecahan Internal Iran Picu Konflik dengan Amerika
Kamis / 16-07-2026, 09:49 WIB
Roy Suryo Sebut Skenario Probanda Cara Jahat Pecah Belah dengan Dokter Tifa
Kamis / 16-07-2026, 09:49 WIB
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Tangki Pelanggar Aturan Demi Keandalan BBM
Kamis / 16-07-2026, 09:49 WIB
Masyarakat Diminta Awasi Sidang Ijazah Jokowi, Jangan Ada Cawe-cawe
Kamis / 16-07-2026, 09:46 WIB







