PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM). Perusahaan memberikan tindakan tegas kepada sopir mobil tangki yang terbukti melakukan pelanggaran.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penegakan disiplin merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga keamanan, keselamatan, dan kualitas layanan distribusi BBM.

>>> Masyarakat Diminta Awasi Sidang Ijazah Jokowi, Jangan Ada Cawe-cawe

"Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi BBM. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," ujar Kitty.

Pertamina Patra Niaga memastikan langkah tersebut tidak mengganggu operasional.

Saat ini, distribusi BBM ke SPBU di wilayah Medan telah berjalan normal dan stok BBM dalam kondisi aman.

Sebelumnya, Pertamina memastikan layanan penyaluran BBM di seluruh SPBU wilayah Medan dan sekitarnya telah kembali beroperasi normal.

>>> Urutan Pakai Bedak Tabur dan Bedak Padat agar Makeup Tahan Lama

Peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran yang mendorong kenaikan mobilitas.

Kitty Andhora mengatakan meningkatnya konsumsi BBM di wilayah Medan direspons dengan percepatan penguatan kapasitas distribusi. Hal ini dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.

"Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian.

>>> YouTuber Minta Maaf Usai Diduga Stalking Jennie BLACKPINK Demi Bucket List

Kami segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, serta optimalisasi operasional sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal," ujar Kitty.