PT Pertamina Patra Niaga menindak tegas sopir mobil tangki yang terbukti melakukan pelanggaran.

Langkah ini diambil untuk menjaga keandalan distribusi bahan bakar minyak (BBM), khususnya di wilayah Sumatera Utara.

>>> Detik-detik Serangan Drone Hantam Gudang di Kuwait

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan perusahaan menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap pelanggaran. Pelanggaran yang dimaksud berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, dan kelancaran distribusi BBM.

"Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi BBM. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," ujar Kitty.

Penegakan disiplin terhadap awak mobil tangki merupakan bagian dari komitmen perusahaan. Pertamina Patra Niaga ingin memastikan standar operasional distribusi BBM berjalan sesuai prosedur dan kualitas layanan terjaga.

>>> Istri Aaron Donald Angkat Bicara soal Rumor Comeback

Meski mengambil langkah tegas, Pertamina Patra Niaga memastikan operasional penyaluran BBM tidak terganggu. Distribusi BBM ke seluruh SPBU di Medan saat ini tetap berlangsung normal.

Perusahaan juga menjamin stok BBM dalam kondisi aman. Kebutuhan masyarakat di Sumatera Utara dapat terpenuhi tanpa kendala.

>>> Tuchel Pertimbangkan Taktik Kuno untuk Hentikan Messi di Semifinal Piala Dunia 2026

Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat pengawasan distribusi BBM. Hal ini untuk memastikan pasokan energi tetap andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.