Gelombang PHK terbaru Microsoft di divisi Xbox terus menimbulkan kekhawatiran di industri game.

Mantan pengembang Bethesda Game Studios memperingatkan bahwa franchise andalan perusahaan bisa menghadapi tantangan pengembangan yang signifikan.

>>> Pentagon Luncurkan Skrining Testosteron untuk Personel Militer Usia 30 Tahun ke Atas

Lebih dari 3.200 pekerjaan dilaporkan hilang di Xbox. Mantan karyawan mengatakan dampaknya terhadap Bethesda mungkin lebih dalam dari yang disadari banyak penggemar.

Menurut mantan pengembang yang berbicara dengan Game Developer, studio kehilangan programmer, seniman, desainer, dan penguji berpengalaman.

Hal ini membuat proyek masa depan seperti The Elder Scrolls VI dan Fallout berikutnya semakin sulit diproduksi.

Kehilangan Pengalaman Jadi Kendala Utama

Seorang mantan pengembang Bethesda menggambarkan situasi ini sebagai kemunduran besar bagi rencana jangka panjang studio.

"Bethesda Game Studios kehilangan banyak talenta minggu ini.

Xbox bilang ingin fokus pada franchise inti seperti Fallout dan Elder Scrolls, tapi itu akan lebih sulit dari sebelumnya," kata mantan karyawan tersebut kepada Game Developer.

Mantan pengembang lain yang terkena PHK menekankan konsekuensi jangka panjang dari kehilangan staf berpengalaman.

>>> Fosil Muntahan Tertua Ditemukan, Usianya Lebih Tua dari Dinosaurus

"Pengetahuan institusional yang hilang atau akan hilang sepenuhnya saat individu meninggalkan industri game sangat mencengangkan. Mereka yang tersisa pasti kebingungan untuk menyatukan kembali semuanya."

Komentar tersebut menunjukkan bahwa mengganti pengembang berpengalaman mungkin jauh lebih sulit daripada sekadar merekrut talenta baru.

Pernyataan terbaru ini menambah kekhawatiran yang berkembang seputar jalur pengembangan Bethesda.

Laporan sebelumnya mengindikasikan PHK telah mempengaruhi moral di dalam studio dan berpotensi menunda The Elder Scrolls VI, yang selama ini menjadi salah satu judul first-party paling dinanti Microsoft.

Restrukturisasi juga dilaporkan mempengaruhi tim yang mengerjakan The Elder Scrolls Online.

Hal ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang bagaimana divisi game Microsoft akan menyeimbangkan langkah pemotongan biaya sambil terus memprioritaskan franchise unggulan.

Meskipun Bethesda belum mengumumkan perubahan jadwal rilis, mantan karyawan yakin membangun kembali keahlian yang hilang akan memakan waktu.

>>> Studi: Minyak Ikan Justru Tingkatkan Risiko Stroke pada Orang Sehat

Akibatnya, pengembangan game Fallout dan Elder Scrolls di masa depan akan lebih menantang dari sebelumnya.