Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah dramatis dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.

Argentina, juara bertahan, bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1 dan melaju ke final melawan Spanyol.

>>> BGN: Presiden Tak Tutup Kans Pelaksanaan MBG Libatkan Kantin Sekolah

Gol telat Enzo Fernandez dan Lisandro Martinez, yang lahir dari dua assist Lionel Messi, membalikkan keadaan di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.

Inggris sempat unggul lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55 dan tampak akan mencapai final pertama mereka dalam 60 tahun.

Namun, Argentina melakukan comeback fantastis, seperti yang mereka lakukan di babak 16 besar saat mengalahkan Mesir.

Usai pertandingan, Kane mengaku hancur dan menyebut kekalahan ini sangat menyakitkan.

"Saya sangat hancur, begitu juga tim, staf, dan para penggemar. Kami bermain bagus di sebagian besar pertandingan, tetapi setelah unggul 1-0, kami hanya mencoba bertahan.

>>> 4 Fakta Menarik Kemenangan Argentina atas Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Di level tertinggi, taktik bertahan saja tidak cukup," ujar Kane dilansir situs resmi FIFA.

Striker Bayern Munich itu menambahkan bahwa para pemain telah memberikan segalanya, dan gugur dengan cara seperti ini sungguh menyakitkan.

Kane menganalisis bahwa Inggris kehilangan kendali setelah gol pertama. "Di babak pertama dan awal babak kedua, kami menekan dengan baik.

Namun setelah gol, Argentina melancarkan gelombang serangan. Rekan-rekan sudah berusaha memblok, tetapi itu tidak cukup," jelasnya.

Meski kecewa, Kane meminta timnya tetap tegak kepala dan fokus memperbaiki kekurangan. "Kami memiliki banyak momen bagus di turnamen ini.

>>> Tertatih-tatih, Argentina Sampai Juga ke Final Piala Dunia 2026

Kami sudah sangat dekat, hanya perlu menemukan kepingan yang hilang di fase akhir," tutupnya.