Dua Eksportir CPO Diusut Terkait Manipulasi Transfer Pricing
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi pengusutan terhadap dua eksportir minyak kelapa sawit mentah (CPO) atas dugaan manipulasi transfer pricing.
Kasus ini terungkap setelah Kementerian Keuangan melakukan penyelidikan awal terhadap sepuluh eksportir besar.
>>> Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat Bebas BBNKB
Purbaya menyatakan bahwa aparat penegak hukum telah menindaklanjuti temuan tersebut secara intensif. Pernyataan ini disampaikan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Rabu, 27 Mei 2026.
Proses Penyelidikan dan Keterlibatan Instansi
Kementerian Keuangan bertindak sebagai inisiator dalam penyelidikan awal. Berdasarkan data internal, ditemukan indikasi kuat bahwa sepuluh eksportir besar menyalahgunakan mekanisme perdagangan internasional.
Purbaya menekankan bahwa kementerian tidak bekerja sendiri. Mereka menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Agung, dan unit internal Kementerian Keuangan.
Kerja sama ini bertujuan agar pengusutan berjalan transparan dan data akurat sebelum dibawa ke meja hukum. Dokumen terkait aktivitas sepuluh eksportir besar sudah dikantongi tim penyelidik.
Modus Operandi Manipulasi Transfer Pricing
Investigasi menemukan pola tertentu yang dilakukan para eksportir. Modusnya melibatkan perusahaan perantara atau trading company di luar negeri, khususnya Singapura.
Perusahaan di Indonesia menjual komoditas ke anak usaha atau afiliasi di Singapura dengan harga di bawah pasar. Akibatnya, laba yang tercatat di Indonesia menjadi sangat kecil.
>>> PTPN I Jadikan Pancasila Jangkar Moral Hadapi Tantangan Global
Secara fisik, kapal pengangkut CPO langsung menuju negara tujuan akhir. Namun, secara administratif, transaksi diputar melalui entitas lain untuk menciptakan selisih harga yang menguntungkan eksportir secara ilegal.
Dampak Terhadap Penerimaan Negara
Manipulasi harga ekspor ini menggerus potensi penerimaan pajak nasional dari sektor sumber daya alam.
Ketika laba perusahaan di dalam negeri dibuat mengecil, Pajak Penghasilan (PPh) yang disetorkan pun menurun drastis.
Purbaya memberikan ilustrasi bahwa meski barang dikirim langsung, identitas administratif pada dokumen penjualan sengaja dibedakan. Hal ini menjadi fokus aparat untuk membuktikan unsur kesengajaan dalam penghindaran pajak.
Langkah tegas pemerintah diharapkan memberikan efek jera bagi pelaku usaha di sektor komoditas. Proses pengumpulan bukti dan pemeriksaan saksi masih terus berjalan.
>>> Bos WO Marwah Penipu Pengantin di Jaktim Ternyata Residivis
Pemerintah berkomitmen memelototi data ekspor komoditas strategis lainnya. Pengawasan terhadap transaksi terafiliasi akan diperketat dengan dukungan integrasi data antar lembaga keuangan dan otoritas pelabuhan.
Update Terbaru
Pemkot Parepare Kurangi Personel Paskibraka Akibat Efisiensi Anggaran
Jumat / 17-07-2026, 16:33 WIB
BGN Ungkap Tunggakan Rp1,6 Triliun Era Dadan Hindayana, Pembayaran Masih Diproses
Jumat / 17-07-2026, 16:33 WIB
Alasan Presiden Argentina Tak Nonton Final Piala Dunia 2026 di Stadion, Demi Ritual Keberuntungan
Jumat / 17-07-2026, 16:32 WIB
BGN Ungkap Pembelian Motor Listrik Rp 411 Miliar, Kini Diusut Kejaksaan
Jumat / 17-07-2026, 16:28 WIB
Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara Imbas Proyek MRT
Jumat / 17-07-2026, 16:28 WIB
Hands-on Motorola Razr Fold: Premium Khas Pantone, Sayang Cuma 256 GB
Jumat / 17-07-2026, 16:28 WIB
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
Jumat / 17-07-2026, 16:23 WIB
Nenek 90 Tahun di Grobogan Jadi Korban Perkosaan Pria 31 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 16:23 WIB
Jasad Pria Nganjuk Terkubur di Rumah, Anak Angkat Ditangkap
Jumat / 17-07-2026, 16:22 WIB
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Spasojevic dan Dendy Sulistyawan
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Spasojevic dan Dendy Sulistyawan
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
China Protes Keras AS Perpendek Durasi Visa Jurnalis Beijing
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Truk Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit Sumut, 4 Tewas dan 8 Luka
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB







