Garasi penyanyi D4vd diduga dipenuhi noda darah. Hal itu diungkapkan seorang kriminalis forensik yang membantu memproses tempat tinggalnya.

Lauren Wallace, kriminalis dari divisi sains forensik LAPD, memberikan kesaksian pada hari kedua sidang pendahuluan D4vd terkait dugaan pembunuhan Celeste Rivas, Rabu (22/7).

>>> Menteri LH: Denda Lingkungan Perusahaan Nakal Tembus Rp1,6 Triliun

Ia mengatakan noda merah di seluruh garasi penyanyi itu terdeteksi positif sebagai kemungkinan darah setelah diuji menggunakan BLUESTAR.

Wallace memproses tempat kejadian pada September 2025, beberapa hari setelah jasad Celeste ditemukan. Timnya melakukan tes BLUESTAR di rumah yang disewa D4vd di Hollywood Hills.

Ia bersaksi bahwa noda di dekat pengisi daya Tesla dan mesin dayungnya menunjukkan hasil positif.

Lantai garasi dilapisi alas karet hitam yang saling bertautan dan mengalami kerusakan parah. Terdapat tujuh goresan linier yang konsisten dengan penggunaan benda tajam.

Wallace mengatakan alas tersebut menyala saat tes BLUESTAR, mengindikasikan kemungkinan adanya darah.

Tim juga memproses kantong sampah bernoda yang juga positif mengandung kemungkinan darah. Kolam tiup di garasi berbau seperti deterjen dan berisi lembaran pengering.

>>> Herdman Diingatkan soal Peta Jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Wallace menambahkan bahwa barang bukti meliputi terpal hijau dengan noda merah, tisu pembersih disinfektan, dan dua gergaji mesin.

Namun, gergaji mesin tersebut negatif darah.

Jaksa Wilayah Beth Silverman bertanya apakah mereka menemukan gergaji mesin Makita 10 inci yang sama seperti yang diduga dipesan D4vd pada 4 Mei 2025 melalui Postmates.

Wallace menjawab tidak.

D4vd tampak tidak terpengaruh selama kesaksian. Ia hanya mengamati barang bukti tanpa reaksi berarti.

Sidang diskors di tengah kesaksian Wallace. Orang tua Celeste yang hadir di pengadilan sejak kemarin tidak kembali saat sidang dilanjutkan.

>>> Viral Kopi Pangku di 'Coffee Street' Kudus, Polisi Turun Tangan

Seperti diketahui, D4vd didakwa membunuh Celeste yang jasadnya ditemukan dalam keadaan terpotong-potong di bagasi depan Tesla miliknya pada September lalu.