John Herdman diingatkan untuk serius mengelola peta jalan Timnas Indonesia demi target lolos ke Piala Dunia 2030.

Saat ini skuad Garuda dihuni pemain dari beragam latar belakang, mulai dari lokal berbagai suku hingga diaspora.

>>> Viral Kopi Pangku di 'Coffee Street' Kudus, Polisi Turun Tangan

Manajemen perbedaan budaya dinilai menjadi kunci penting dalam membentuk identitas permainan solid di bawah pelatih asal Inggris tersebut.

Pentingnya Pemahaman Sosio-Kultural

Pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima mengapresiasi pendekatan awal Herdman yang ingin belajar sosial budaya dan keberagaman Indonesia.

"Itu menjadi kekuatan.

Ketika berbicara Tim Nasional, bukan hanya Persija, PSIS, atau Persib, tapi bagaimana budaya Bandung, Papua, dan lainnya bisa menjadi satu kekuatan," ujar Supriyono.

>>> Hari ke-12 Perang Pecah Lagi: Iran Masih 'Gagah' Balas Bombardir AS

Menurutnya, pemahaman nilai-nilai budaya akan berdampak langsung pada lahirnya karakter di lapangan.

Jika digabung dengan rekam jejak Herdman, hal ini bisa menjadi kekuatan besar bagi tim.

Maximalkan Ajang Menuju 2030

Supriyono mengingatkan bahwa rangkaian agenda seperti Piala AFF hingga Kualifikasi Piala Asia harus dimaksimalkan untuk menguji chemistry dan adaptasi taktik.

>>> Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi Usai Juara Piala Dunia 2026

"Ajang mendatang jadi momentum membangun chemistry. Sejauh mana sistem dan intensitasnya bisa teraplikasikan akan merefleksikan kesiapan tim menuju 2030," katanya.