Video Bystander Picu Protes Usai Penembakan Fatal di Wisconsin
Protes meluas terjadi di Madison, Wisconsin, setelah seorang polisi menembak mati seorang pria berusia 30-an saat terjadi perkelahian fisik di kawasan komersial pada Rabu.
Insiden itu terjadi di lingkungan populer yang dipenuhi toko dan restoran, kurang dari dua mil dari gedung DPR negara bagian.
>>> Praspa 2026: Prabowo Tegaskan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Simbol Kekuasaan
Para saksi merekam kejadian tersebut dengan ponsel mereka saat beberapa kendaraan berhenti di persimpangan selama respons polisi.
Petugas menyelidiki laporan tentang seseorang yang mencoba membobol kendaraan yang diparkir. Tersangka dilaporkan mencoba melarikan diri dengan sepeda sebelum dihadang di jalan.
Otoritas melaporkan bahwa tersangka terlibat perkelahian fisik dengan petugas sebelum mengeluarkan pisau dan melukai seorang polisi.
Video online menunjukkan tiga petugas berusaha menahan tersangka sebelum tembakan dilepaskan.
Rekaman memperlihatkan seorang petugas menarik senjata api dan melepaskan tiga tembakan dari jarak dekat setelah tersangka mencoba bangkit dari posisi berlutut.
Petugas kemudian menyimpan senjatanya dan mengamankan lengan tersangka sementara personel tambahan tiba untuk memberikan bantuan medis.
Pernyataan Kepolisian dan Reaksi Masyarakat
Kepala Polisi Madison John Patterson menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dalam konferensi pers.
>>> Kapan SNBP 2027 Mulai Pendaftaran? Simak Jadwal dan Syaratnya
Patterson mengonfirmasi bahwa korban berusia 30-an tetapi tidak menyebutkan namanya. Ia menekankan bahwa tersangka memiliki pisau berbilah besar saat perkelahian.
Setelah kejadian, warga berkumpul di dekat lokasi untuk memprotes tindakan polisi. Para pemimpin hak sipil mengecam penembakan fatal tersebut.
Brandi Grayson, Kepala Urban Triage, menyatakan, "Pria kulit hitam lain tewas di jalan Madison, dan komunitas kami menyaksikannya meninggal sebelum kami tahu namanya.
Itulah kekejaman kekerasan negara."
Pejabat kota menuntut penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut. Presiden Dewan Kota Sabrina Madison mengatakan, "Saya mengharapkan investigasi independen yang penuh, komprehensif, dan transparan."
Divisi Investigasi Kriminal di Departemen Kehakiman Wisconsin memimpin penyelidikan, yang merupakan prosedur standar untuk kasus penembakan yang melibatkan petugas.
>>> IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358 pada Kamis Pagi
Empat petugas yang terlibat dalam respons tersebut telah ditempatkan cuti administratif.
Update Terbaru
PP Properti (PPRO) Catat Rugi Rp201,71 Miliar di Semester I-2026
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
IHSG Berpeluang Menuju 6.850, BNI Sekuritas Rekomendasikan Enam Saham
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Amazon PHK Karyawan Lagi, Divisi AGI Jadi Sasaran
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Galaxy Z Flip8 & Fold8 Ultra Jadi HP Samsung Pertama dengan Android 17
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cole Hauser dan Kelly Reilly Bicara Tantangan Kreatif di Dutton Ranch
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Dallas Wings Hadapi Portland Fire di Laga Reguler
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB







