Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan dalam jangka menengah. Syaratnya, indeks harus mampu bertahan di atas level support 6.300.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan IHSG pada perdagangan Rabu (22/7/2026) ditutup turun 0,09%.

>>> BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada

Pelemahan tersebut diikuti aksi jual bersih investor asing sebesar sekitar Rp1,11 triliun.

Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Meskipun demikian, Fanny menilai kondisi teknikal IHSG masih cukup positif.

Selama indeks bertahan di kisaran support 6.300-6.330, peluang penguatan menuju area 6.700 hingga 6.850 dalam jangka menengah masih terbuka.

Namun, jika IHSG kembali menembus ke bawah level 6.300, investor perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan menuju kisaran 6.000.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan support di 6.250-6.300 dan resistance di 6.380-6.480.

>>> Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara

Rekomendasi Saham BNI Sekuritas

Di tengah potensi penguatan tersebut, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang layak dicermati melalui strategi speculative buy.

Pertama, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dengan area beli Rp1.090-Rp1.110, target jangka pendek Rp1.125-Rp1.140, dan cut loss di bawah Rp1.070.

Kedua, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dengan area beli Rp164, target Rp168-Rp174, serta cut loss di bawah Rp160.

Ketiga, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada area beli Rp167-Rp168, target Rp171-Rp174, dan cut loss di bawah Rp165.

Keempat, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dengan area beli Rp384-Rp388, target Rp394-Rp404, serta cut loss di bawah Rp380.

Kelima, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) pada area beli Rp605-Rp620, target Rp630-Rp640, dan cut loss di bawah Rp595.

>>> iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus

Keenam, PT Astra International Tbk (ASII) dengan area beli Rp5.075-Rp5.150, target Rp5.200-Rp5.300, serta cut loss di bawah Rp5.000.