Gelombang panas yang kian sering terjadi membuat sekolah-sekolah menghadapi tantangan baru. Ruang kelas dan halaman yang minim pepohonan bisa menjadi sangat panas dan mengganggu aktivitas belajar.

Di Inggris, peneliti Universitas Surrey mengajak lebih dari 500 siswa sekolah dasar untuk mencari tahu bagian sekolah yang paling panas.

>>> 7 Rekomendasi Tempat Beli Sepatu Lari Hoka Ori di Indonesia

Mereka juga diminta memberikan solusi agar lingkungan sekolah lebih sejuk.

Program bernama Heat-Cool ini melibatkan siswa dari tujuh sekolah di wilayah Inggris Tenggara. Para siswa menggunakan kamera termal genggam untuk memetakan suhu di lingkungan sekolah.

Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Environmental Research Communications menunjukkan anak usia sembilan tahun mampu menggunakan teknologi tersebut.

Mereka bisa mengidentifikasi titik-titik yang menyerap panas berlebih.

Dalam lokakarya selama sekitar dua jam, para siswa memotret berbagai area sekolah dengan kamera termal. Mereka lalu membandingkan suhu permukaan dan mendiskusikan solusi pengurangan panas.

Beberapa usulan yang muncul antara lain penambahan atap hijau, taman resapan air, kolam, dan area teduh yang dipenuhi pepohonan.

Profesor Prashant Kumar dari Global Center for Clean Air Research (GCARE) Universitas Surrey mengatakan anak-anak merupakan kelompok paling terdampak suhu ekstrem.

Namun, mereka jarang dilibatkan dalam penyusunan solusi.

>>> 8 Pilihan Sunscreen Wardah Sesuai Kebutuhan Kulit, Bukan Usia

"Ketika Inggris mengalami musim panas yang semakin panas, kita perlu memikirkan cara baru mempersiapkan sekolah menghadapi perubahan iklim.

Anak-anak termasuk kelompok yang paling terdampak, tetapi mereka jarang dilibatkan dalam merancang solusinya," ujarnya.

Tim peneliti menganalisis lebih dari 1.700 citra termal yang diambil siswa, mencakup sekitar 4.300 objek di lingkungan sekolah.