Hasilnya menunjukkan area yang memiliki vegetasi, unsur air, atau infrastruktur hijau umumnya bersuhu satu hingga tiga derajat Celsius lebih rendah.

Suhu di area tersebut lebih sejuk dibandingkan area tanpa elemen tersebut.

Selain menghasilkan ide untuk membuat sekolah lebih nyaman, program ini juga meningkatkan pemahaman siswa tentang perubahan iklim.

Lebih dari delapan dari sepuluh peserta mampu mempertahankan atau meningkatkan pengetahuannya setelah mengikuti kegiatan.

Para peneliti menilai pendekatan yang menggabungkan pembelajaran di kelas, teknologi, dan citizen science ini berpotensi diterapkan lebih luas.

>>> Roy Suryo Sambut Putusan Sela Dokter Tifa, Sebut Hakim Dapat Petunjuk dari Tuhan

Cara tersebut membantu sekolah beradaptasi terhadap suhu yang terus meningkat dan memberi kesempatan anak-anak berperan aktif menghadapi dampak perubahan iklim.