Samsung kembali mendahului Apple dengan meluncurkan Galaxy Z Fold8 secara global, termasuk di Indonesia.

Smartphone lipat ini mengusung form factor baru yang lebih pendek dan lebar, mirip desain paspor yang selama ini dirumorkan akan diadopsi Apple pada iPhone Ultra.

>>> 5 Langkah Mudah Daftarkan UMKM Desa Penuktukan ke Google Maps 2026

Apple memang sudah lama dikabarkan akan merilis smartphone lipat pertamanya yang diperkirakan bernama iPhone Ultra.

Seperti Galaxy Z Fold8, perangkat tersebut kabarnya memiliki bodi lebih lebar dari foldable kebanyakan dengan layar bagian dalam berasio mendekati 4:3.

Namun, Samsung Galaxy Z Fold8 kini sudah bisa dibeli lebih dulu.

Samsung membekalinya dengan layar utama Dynamic AMOLED 2X seluas 7,6 inci beresolusi 2.448 × 1.848 piksel dan rasio mendekati 4:3.

Saat dilipat, pengguna dapat mengakses aplikasi dan konten di layar seluas 5,5 inci beresolusi 1.972 × 1.248 piksel.

Kedua layar mendukung adaptive refresh rate dari 1Hz hingga 120Hz.

Form factor baru membuat Galaxy Z Fold8 terlihat seperti paspor saat ditutup.

Dimensinya 81,9 × 123,9 × 9,7 mm dalam kondisi terlipat, jauh lebih pendek dan lebar dibanding Galaxy Z Fold8 Ultra yang masih mempertahankan bentuk memanjang.

Saat dibentangkan, ketebalan Galaxy Z Fold8 hanya 4,5 mm. Bobotnya pun tergolong ringan untuk smartphone lipat, yakni 201 gram.

>>> Cara Mendapatkan Samsung Z Fold 8 dengan Desain Lebih Ramping dan Harga Terbaru 2026

Galaxy Z Fold8 ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB serta penyimpanan internal hingga 1 TB.

Smartphone ini membawa dua kamera belakang beresolusi 50 MP. Kamera utama dilengkapi OIS dan mendukung 2x optical quality zoom, sedangkan kamera ultrawide sudah dibekali autofokus.