Samsung Galaxy Z Fold 8 disebut sebagai perangkat terbaru paling mengesankan tahun ini.

Pabrikan Korea Selatan itu memanfaatkan pengalaman dari tujuh generasi ponsel lipat untuk menciptakan faktor bentuk baru.

>>> TM Roh Tegaskan Samsung Tak Takut dengan iPhone Lipat Apple

Perangkat ini menawarkan konsumsi media yang imersif dan produktivitas yang lebih baik. Samsung juga menghadirkan teknologi baterai, layar, dan engsel baru pada ponsel lipat terbarunya.

Desain Serbaguna dengan Bodi Tipis dan Ringan

Galaxy Z Fold 8 memiliki desain yang lebih pendek dan lebar dengan layar sampul 5,5 inci serta layar lipat internal 7,6 inci.

Kombinasi ini cocok untuk berbagai skenario penggunaan.

Layar sampul memiliki rasio aspek 10:16, ideal untuk aplikasi dan video vertikal seperti Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts.

Saat diputar ke lanskap, layar yang sama cocok untuk menonton video biasa.

Layar lipat internal memiliki rasio aspek 4:3 dalam orientasi lanskap, cocok untuk browsing web, menonton video horizontal, dan aplikasi produktivitas.

Dalam orientasi potret, layar ini mendukung penggunaan satu aplikasi atau dua aplikasi berdampingan.

Semua ini hadir dalam bodi tipis dan ringan.

Ponsel setebal 4,5 mm saat dibuka dan 9,7 mm saat dilipat, dengan bobot hanya 201 gram, menjadikannya ponsel lipat model buku paling ringan dari Samsung.

Layar Lebih Terang dengan Lipatan Berkurang

Layar sampul dan layar lipat internal Dynamic AMOLED 2X menggunakan panel OLED generasi terbaru dengan kecerahan puncak hingga 3.000 nit.

Ini lebih terang dari layar Galaxy Z Fold 7 yang mencapai 2.600 nit.

Layar internal juga memiliki lapisan anti-pantul yang mengurangi silau dan refleksi hingga 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya.