Presiden RI Prabowo Subianto meminta TNI dan Polri memberikan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7).

>>> Samsung Rilis Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9, Ini Spek dan Harganya

"Bapak Presiden memastikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih dipastikan harus didukung oleh semua kementerian/lembaga, juga didukung oleh TNI dan Polri.

Diminta untuk membantu mendukung penuh Kopdes dan Koperasi Kelurahan Merah Putih untuk sukses," ujar Zulhas.

Zulhas tidak merinci bentuk dukungan yang akan diberikan TNI/Polri. Ia hanya menyebut dukungan tersebut beragam.

Ia menegaskan bahwa seluruh kementerian dan lembaga terkait juga akan mendukung program ini. Sebab, Kopdes Merah Putih akan berperan sebagai penyalur barang subsidi pemerintah.

>>> Cyrus Margono Dipinjamkan ke Malut United Usai Persija Rekrut Nadeo dan Aqil Savik

"Karena bansos itu ada Mensos, pupuk itu ada dari BUMN, ada bantuan-bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, ada gas melon dari ESDM, oleh karena itu ditegaskan kembali harus didukung penuh," jelas Zulhas.

Pemerintah menargetkan sebanyak 25 ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi pada September mendatang. Penyaluran bansos akan dilakukan secara terpusat melalui koperasi tersebut.

Saat ini, pemerintah tengah merancang Peraturan Presiden yang mengatur tata kelola Kopdes Merah Putih. Peraturan tersebut ditargetkan rampung pekan ini.

Rapat terbatas yang digelar Kamis (23/7) berlangsung sekitar 3,5 jam, dimulai pukul 12.30 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB.

>>> Viral Flexing Anak Pejabat, Ini Profil dr. Nevi Rizal dan Rincian Harta Rp1,4 Miliar di LHKPN

Sejumlah menteri hadir, antara lain Menkop Ferry Juliantono, Menko PM Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dan Kepala BP BUMN Donny Oskaria.