Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 sebagai smartwatch terbaru mereka.

Kedua perangkat ini menawarkan desain lebih nyaman, performa lebih cepat, fitur kesehatan dan kebugaran yang lebih canggih, serta daya tahan baterai lebih lama.

>>> Kapasitas Baterai Galaxy Watch 9: Seberapa Besar Peningkatannya?

Salah satu peningkatan utama terletak pada konektivitas nirkabel yang didukung oleh chipset Qualcomm Snapdragon Wear Elite.

Chipset 3nm dengan Konektivitas Terbaru

Snapdragon Wear Elite dibangun dengan proses 3nm, menawarkan performa CPU dan GPU lebih cepat dibandingkan Exynos W1000 pada Galaxy Watch 8 series dan Galaxy Watch Ultra.

Chip ini mendukung Bluetooth 6.0, Wi-Fi 6 pada pita 2,4 GHz dan 5 GHz, NFC, serta GPS dual-band (L1 dan L5).

Fitur Channel Sounding pada Bluetooth 6.0 memungkinkan perangkat menentukan lokasi dengan akurasi tingkat sentimeter, membantu pengguna menemukan perangkat yang hilang dengan lebih tepat.

Koneksi juga lebih stabil di area dengan interferensi sinyal nirkabel yang padat.

>>> Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah Satu Tahun, Ini Syarat dan Biayanya

Wi-Fi 6 merupakan peningkatan signifikan dari Wi-Fi 4 pada Galaxy Watch sebelumnya, memberikan jangkauan lebih baik, stabilitas koneksi meningkat, kecepatan unduh lebih cepat, dan efisiensi baterai lebih optimal.

Snapdragon Wear Elite juga menjanjikan akurasi GPS yang jauh lebih baik dan penguncian lokasi lebih cepat.

Hal ini meningkatkan akurasi pelacakan saat olahraga luar ruangan seperti bersepeda, lari, jalan kaki, dan trail run.

Navigasi di Google Maps juga diprediksi lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Meskipun prosesor baru mendukung 5G RedCap, Samsung memutuskan tidak menyertakan konektivitas 5G pada varian seluler smartwatch terbaru ini.

>>> Kalkulator Weton Online: Cara Mudah Cek Hari Lahir dan Neptu

Varian seluler Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 tetap terbatas pada LTE.