Itachi Uchiha adalah salah satu karakter paling kontroversial dalam serial Naruto. Keputusannya membantai seluruh klannya sendiri sering menjadi pertanyaan besar bagi penggemar.

Ternyata, tindakan itu diambil untuk menjaga kestabilan Desa Konohagakure yang terancam perang saudara.

>>> Bruce Buffer Incar Jadi Pengumum Super Bowl, Ini 'Bucket List'-nya

Akar Masalah: Rencana Kudeta Klan Uchiha

Klan Uchiha merencanakan kudeta terhadap pemerintahan Konohagakure. Itachi mengetahui rencana tersebut dari ayahnya, Fugaku Uchiha, yang meminta bantuannya.

Alih-alih mendukung klannya, Itachi justru melaporkan informasi itu kepada Hokage. Ia menyadari bahwa kudeta akan memicu perang saudara yang menghancurkan desa.

Keputusan Berat Itachi

Untuk mencegah dendam berkepanjangan dan perang saudara, Itachi memilih membantai seluruh Klan Uchiha. Ia rela menjadi kambing hitam demi melindungi Konohagakure.

>>> Saat Anak Jadi Wajah Endorse, di Mana Batas Etisnya?

Itachi mengajukan satu syarat: desa harus mengampuni adiknya, Sasuke. Ia menyisakan Sasuke sebagai satu-satunya anggota Uchiha yang selamat agar bisa menjadi penuntut balas atas dosa-dosanya.

Setelah tragedi itu, Itachi bergabung dengan Akatsuki. Tujuannya bukan untuk kejahatan, melainkan untuk memantau ancaman terhadap dunia ninja dari dalam.

>>> Lena The Plug: Pelaku Palsu Gugat Cerai Kembali Kirim Dokumen ke Adam22

Ia terus menjaga desa dari balik bayangan meskipun menyandang cap sebagai pengkhianat. Pengorbanan Itachi akhirnya terungkap setelah kematiannya, mengubah pandangan banyak orang terhadap dirinya.