Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL), Alejandro Dominguez, mengklaim FIFA telah menyetujui format baru Piala Dunia 2030 dengan 64 tim peserta.

Namun hingga kini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klaim tersebut.

>>> Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal Hadiah Rp50 Juta

Dominguez menyebut penambahan peserta akan membuka peluang lebih besar bagi negara-negara di seluruh dunia untuk tampil di ajang sepak bola terbesar.

"Sah jadi 64 tim peserta. Ada lebih banyak peluang bagi tiap negara untuk lolos," ujarnya seperti dikutip dari Tribuna.

Wacana penambahan peserta sebenarnya sudah lebih dulu disinggung Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada awal Juli lalu. Ia mengatakan usulan tersebut akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Menurut Infantino, pembahasan format turnamen tidak hanya mempertimbangkan kepentingan Eropa dan Amerika Selatan, tetapi juga membuka kesempatan lebih luas bagi negara lain.

"64 tim di Piala Dunia? Tanpa ragu, wacana ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir," kata Infantino.

>>> Komdigi Perketat Pengawasan Registrasi SIM Biometrik, Operator Diminta Awasi Seluruh Gerai

Ia menegaskan bahwa setiap negara seharusnya memiliki peluang untuk mewujudkan impian tampil di putaran final Piala Dunia.

Apabila benar diterapkan, perubahan tersebut akan menjadi lanjutan dari ekspansi peserta yang sudah dimulai pada Piala Dunia 2026.

Edisi yang baru berakhir itu menjadi turnamen pertama dengan 48 tim, meningkat dari format sebelumnya yang hanya 32 negara.

Piala Dunia 2030 sendiri akan menjadi edisi istimewa karena menandai 100 tahun penyelenggaraan. FIFA telah menetapkan Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama.

>>> Elliot Page Tampil Bergandengan Tangan dengan Pacar di Premiere The Odyssey

Sementara itu, Uruguay, Argentina, dan Paraguay dijadwalkan menggelar pertandingan pembuka sebagai bagian dari peringatan satu abad Piala Dunia yang pertama kali digelar di Uruguay pada 1930.