FIFA resmi mencabut sanksi larangan pendaftaran pemain (transfer ban) yang membelit Persib Bandung. Keputusan ini memungkinkan Maung Bandung mendaftarkan seluruh pemain anyar untuk musim 2026/2027.

Nama Persib tidak lagi tercantum dalam daftar klub yang dikenai transfer ban di laman resmi FIFA per Kamis (23/7/2026).

>>> OnePlus N6x Resmi Meluncur 31 Juli, Desain Kamera Berubah Total

Tiga klub Indonesia lain yang juga terbebas adalah PSIS Semarang, Adhyaksa, dan PSM Makassar.

Dengan berakhirnya sanksi, Persib dapat langsung mendaftarkan semua pemain yang direkrut pada bursa transfer musim ini. Sebelumnya, para pemain baru belum bisa dimainkan meski kontrak sudah diresmikan.

Selama menjalani hukuman, Persib tetap aktif berburu pemain.

Klub asuhan Igor Tolic itu telah melengkapi kuota pemain asing dengan mendatangkan Mariano Peralta serta sejumlah rekrutan lain.

Menurut regulasi FIFA, klub yang terkena transfer ban masih boleh merekrut pemain baru, tetapi tidak dapat mendaftarkannya hingga sanksi dicabut.

>>> Gaya Hijab Syari Ayu Pratiwi, Puteri Indonesia Pariwisata 2009, saat Menikah di Usia 39

Kini, seluruh rekrutan anyar siap memperkuat tim di empat ajang: Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia.

Asal Mula Sanksi

Sanksi transfer ban berawal dari sengketa kontrak dengan mantan bek asal Filipina, Daisuke Sato. Sato mengaku dilepas Persib saat kontraknya masih tersisa sekitar setengah musim, lalu menuntut haknya.

Penyelesaian sengketa tersebut akhirnya membuat FIFA mencabut hukuman terhadap Persib. Kini klub asal Bandung itu leluasa mengelola skuadnya menjelang musim kompetisi baru.

Meski Persib sudah bebas, FIFA masih mencatat empat klub Indonesia yang belum terbebas dari transfer ban: Kalteng Putra, Persiwa Wamena, PSBS Biak, dan Semen Padang.

>>> Bolehkah Retinol Dicampur Niacinamide dan Vitamin C? Ini Penjelasannya

Kalteng Putra dan Persiwa Wamena menjadi yang paling lama menjalani hukuman.