Piala Dunia 2030 akan menjadi turnamen dengan jumlah tuan rumah terbanyak dalam sejarah. Enam negara dari tiga benua akan menjadi tuan rumah bersama.

Keputusan ini memicu kontroversi karena tiga negara Amerika Selatan hanya menggelar satu laga pembuka, namun mendapat jaminan lolos langsung ke putaran final.

>>> AS Restui Saudi soal Pengayaan Uranium, Bisakah Jadi Senjata Nuklir?

Awalnya, ada dua proposal gabungan yang masuk. Pertama, Spanyol, Portugal, dan Maroko.

Kedua, Uruguay, Argentina, Paraguay, dan Chile.

Pada Oktober 2023, FIFA menetapkan Portugal, Spanyol, dan Maroko sebagai tuan rumah utama.

>>> Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen ke US$96 Gara-gara Perang AS-Iran

Namun Uruguay, Argentina, dan Paraguay juga diberi status tuan rumah untuk merayakan 100 tahun Piala Dunia pertama pada 1930.

Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut keputusan ini sebagai rekam jejak unik yang menyatukan tiga benua dan enam negara.

>>> Penjualan Anjlok 60%, Honda Justru Perpanjang Kerja Sama dengan GAC di China

Kontroversi bertambah dengan wacana memperluas Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Ide ini belum disetujui, namun diperkirakan akan dibahas serius dalam waktu dekat.