Honda memutuskan memperpanjang kerja sama dengan Guangzhou Automobile Group (GAC) hingga tahun 2038. Keputusan ini diambil di tengah penjualan yang terus merosot tajam di pasar otomotif China.

Perpanjangan ini menambah durasi sepuluh tahun dari kesepakatan awal yang seharusnya berakhir pada 2028.

>>> Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Sejak memulai produksi bersama pada 1999, Honda dan GAC telah menjual lebih dari 11 juta unit kendaraan.

Penjualan Anjlok Hampir 60%

Namun, kejayaan itu kini berubah drastis. Pada 2020, Honda masih mampu memasarkan sekitar 1,62 juta unit melalui GAC Honda dan Dongfeng Honda.

Memasuki 2025, angka tersebut diprediksi merosot hingga 640.000 unit. Artinya, penurunan mencapai hampir 60 persen dalam lima tahun terakhir.

>>> Cek Status Penerima Bansos BPNT 2026 Lewat Situs Resmi Cek Bansos

Juru bicara Honda mengatakan perusahaan membutuhkan waktu untuk memantau dinamika pasar yang sangat fluktuatif. "Keberlangsungan bisnis membutuhkan jangka waktu tertentu.

Pasar otomotif China berubah sangat cepat," ujarnya.

Masa depan Honda di China masih berat karena dominasi merek lokal yang semakin kuat. Produsen China menawarkan kendaraan listrik berteknologi tinggi dengan harga lebih kompetitif.

>>> Cara Cek PIP Juli 2026 Lewat HP, Mudah Pakai NISN dan NIK

Honda harus segera beradaptasi jika ingin bertahan di tengah gempuran mobil listrik lokal yang kian diminati konsumen China.