Seorang perempuan berusia 20 tahun di China mengalami cedera tulang belakang hingga disabilitas permanen setelah menjadi korban prank saat menghadiri pesta pernikahan temannya.

Peristiwa itu terjadi pada 4 Oktober 2023 di Provinsi Henan. Korban yang bermarga Zhang saat itu berada di kamar pengantin bersama sekitar 10 pria, sebagian besar groomsmen.

>>> Ramalan Zodiak Cinta 23 Juli: Aquarius Keras Kepala, Gemini Cobalah Sabar

Menurut putusan pengadilan, Zhang sempat bersembunyi di dalam lemari. Seorang groomsman menariknya keluar dan mendorongnya ke atas tempat tidur.

Pria itu lalu mengajak yang lain mengangkat Zhang menggunakan seprei dan melemparkannya ke udara. Pada lemparan pertama, Zhang berhasil ditangkap.

Namun pada lemparan kedua, mereka gagal menangkapnya sehingga tubuh Zhang jatuh menghantam lantai.

Sebelum kejadian, bibi pengantin pria sempat mengingatkan agar candaan tidak berlebihan. Peringatan itu diabaikan.

Zhang dilarikan ke rumah sakit dan didiagnosis patah tulang belakang bagian pinggang. Ia menjalani perawatan selama 18 hari.

Hasil forensik pada Agustus 2024 menyatakan Zhang mengalami disabilitas tingkat sembilan, kategori cedera serius.

Zhang menggugat pasangan pengantin dan sembilan orang yang terlibat. Ia menuntut ganti rugi 270 ribu yuan atau sekitar Rp 713 juta.

>>> Spesifikasi DFSK E5 Plus: Konsumsi BBM Diklaim Tembus 83 Km Per Liter

Pengadilan Kabupaten Ruyang memutuskan pasangan pengantin ikut bertanggung jawab sebagai penyelenggara acara yang mengetahui tradisi prank namun tidak menghentikannya.

Pria yang memulai aksi dinilai paling bertanggung jawab. Delapan orang lainnya juga dinyatakan ikut bertanggung jawab.

Pada awal Juli 2026, pengadilan memerintahkan seluruh pihak membayar ganti rugi 230 ribu yuan atau sekitar Rp 607 juta kepada Zhang.

Kasus ini menjadi pengingat akan tradisi hun nao di China, yaitu kebiasaan bercanda atau mengerjai pengantin dan tamu yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

Tradisi ini awalnya untuk menciptakan suasana meriah dan mengusir roh jahat, namun belakangan sering menuai kritik karena berbahaya.

Pada 2018, seorang pengantin pria di Provinsi Guizhou terluka setelah tertabrak mobil saat kabur dari prank.

>>> Jerry Seinfeld Akui Hubungan Larry David dan Bill Maher Masih Renggang

Awal 2026, pengantin pria lain di wilayah yang sama mengalami patah kaki akibat tradisi serupa dan memenangkan gugatan ganti rugi.