XLSmart berencana memperluas cakupan jaringan 4G dan 5G setelah resmi ditetapkan sebagai pemenang lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.

Head of External Communications XLSmart, Henry Wijayanto, mengatakan tambahan spektrum akan digunakan untuk pengembangan jaringan.

>>> Mitsubishi Pilih Hybrid, Bukan Mobil Listrik Murni di Indonesia

"Spektrum 700 MHz akan digunakan untuk memperluas cakupan, sedangkan spektrum 2,6 GHz akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas," ujar Henry.

Ia menambahkan bahwa XLSmart berkomitmen mengembangkan jaringan 5G.

Saat ini, layanan 5G XLSmart telah tersedia di lebih dari 43 kota dan kabupaten di Indonesia, dengan target menjangkau 88 kota pada akhir tahun.

Pembagian Frekuensi dan Tugas Operator

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengesahkan tiga operator sebagai pemenang lelang, yaitu XLSmart, Telkomsel, dan Indosat Ooredoo Hutchison.

Di frekuensi 700 MHz, XLSmart mendapatkan 30 MHz, Telkomsel 20 MHz, dan Indosat Ooredoo 20 MHz.

>>> Jaksa Khusus Hentikan Dakwaan Kejahatan terhadap Jaksa Agung Liz Murrill

Sementara di frekuensi 2,6 GHz, Telkomsel mendapat 80 MHz, Indosat Ooredoo 60 MHz, dan XLSmart 50 MHz.

Menteri Komdigi Meutya Hafid menjelaskan bahwa frekuensi 700 MHz akan diutamakan untuk memperluas cakupan 4G dan pemerataan 5G ke pelosok daerah.

Frekuensi 2,6 GHz digunakan untuk meningkatkan kecepatan internet dan akselerasi 5G.

Meutya menugaskan para operator untuk menghadirkan layanan 4G berkualitas di 538 desa dan kelurahan yang saat ini belum terhubung sinyal atau lemah sinyalnya, dari Sumatera hingga Papua.

Selain itu, operator juga harus berkomitmen mempercepat penggelaran jaringan 5G hingga mencapai setidaknya 51 persen cakupan perpopulasi nasional pada tahun ke-5.

>>> Nashville SC Incar Rekor Kemenangan Beruntun saat Jamu CF Montreal

Target kecepatan mobile broadband diharapkan mencapai 100 Mbps pada tahun 2029.