Penjualan Honda di China Anjlok 60% dalam Lima Tahun, tetapi Perpanjang Kemitraan 10 Tahun
Penjualan Honda di China terus merosot dalam lima tahun terakhir. Dari puncak 1,62 juta unit pada 2020, angka penjualan tahun lalu hanya mencapai 640.000 unit.
Meski menghadapi penurunan drastis, Honda tidak berniat meninggalkan pasar China.
>>> Aston Martin Vanquish 25: Hanya 50 Unit Edisi Spesial V12
Perusahaan Jepang itu justru memperpanjang kemitraan joint venture dengan Guangzhou Automobile Group (GAC) selama 10 tahun ke depan.
Kemitraan Honda dan GAC telah berlangsung sejak 1999. Selama periode tersebut, mereka telah memproduksi lebih dari 11 juta kendaraan.
Perpanjangan kontrak ini akan membuat joint venture tersebut bertahan hingga 2038. Honda optimistis dapat bersaing di tengah perubahan lanskap otomotif yang cepat.
Tantangan di Pasar China
Penurunan penjualan Honda tidak terlepas dari pergeseran preferensi konsumen China. Pembeli lokal kini lebih memilih merek domestik yang menawarkan mobil berkualitas dengan harga lebih terjangkau.
>>> Nissan Z Nismo 2027 Hadir dengan Transmisi Manual dan Harga Lebih Mahal
Tahun lalu, total penjualan Honda di China hanya 640.000 unit. Sebanyak 340.000 unit berasal dari joint venture dengan GAC, sisanya dari Dongfeng.
Untuk membalikkan keadaan, Honda perlu menghadirkan model dengan harga kompetitif dan teknologi mumpuni.
Pada 2024, mereka meluncurkan seri EV Ye di China, termasuk P7 yang diproduksi melalui GAC dan S7 dari Dongfeng.
Namun, model-model tersebut belum cukup menarik bagi konsumen China. Honda harus menyiapkan generasi berikutnya yang lebih sesuai dengan selera pasar.
>>> Laporan: Cadillac Siapkan Penerus CT5-V Blackwing, Nasib V8 dan Manual Masih Misteri
Seorang juru bicara Honda menyatakan bahwa perpanjangan kemitraan ini dilakukan untuk menilai lingkungan bisnis. Pasar otomotif China bergerak sangat cepat, sehingga diperlukan komitmen jangka panjang.
Update Terbaru
Google Contacts Kini Punya Kartu Info Pribadi, Begini Cara Mengaturnya
Rabu / 22-07-2026, 17:49 WIB
Enzo Fernandez Buka Suara Usai Jadi Antagonis di Final Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 17:49 WIB
Kata-kata Messi di Ruang Ganti Picu Spekulasi Usai Argentina Kalah di Final
Rabu / 22-07-2026, 17:49 WIB
21 Saksi Diperiksa dalam Dugaan Kelebihan Muatan KM Nurul Salsa
Rabu / 22-07-2026, 17:49 WIB
Gubernur Jateng Sampaikan Duka atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran
Rabu / 22-07-2026, 17:49 WIB
Harga Mobil PHEV Pertama DFSK, E5 Plus Mulai Rp500 Juta
Rabu / 22-07-2026, 17:49 WIB
BPOM Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Produk Ilegal
Rabu / 22-07-2026, 17:49 WIB
Lim Kim Comeback dengan Album 'Exit to Nowhere' Setelah 13 Tahun
Rabu / 22-07-2026, 17:45 WIB
Menteri PU: 6.300 Pegawai Terindikasi Judi Online, Mayoritas Eselon IV
Rabu / 22-07-2026, 17:45 WIB
Rubio: Iran Tak Serius Negosiasi dan Bahayakan Selat Hormuz
Rabu / 22-07-2026, 17:45 WIB
Ibu Korban KM Nurul Salsa Lapor Polisi, Minta Kelalaian Diusut
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB
Pikiran Fresh Kunci Fajar/Fikri Lolos 16 Besar China Open 2026
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB
Film Anime To You in the Beyond Rilis Trailer Utama, Visual, dan Tambahan Pemeran
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB
Manga Mavericks Books Umumkan Tujuh Rilisan Manga Musim Panas Q3, Termpat Empat Seri Baru
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB







