Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Kantor Gubernur Jateng pada Rabu (22/7).

Dalam pertemuan tersebut, Luthfi menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

>>> Harga Mobil PHEV Pertama DFSK, E5 Plus Mulai Rp500 Juta

Luthfi juga meneruskan pesan perdamaian dari Presiden RI Prabowo Subianto dan warga Jawa Tengah terkait konflik di Timur Tengah.

"Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya pimpinan tertinggi Iran yaitu Ali Khamenei, semoga beliau husnul khotimah.

Kita doakan semoga konflik di Iran segera selesai," ujar Luthfi.

Konflik di Iran telah berdampak luas bagi negara lain, termasuk Jawa Tengah dan Indonesia secara tidak langsung.

"Dalam pertemuan ini kami juga menyampaikan pesan perdamaian dari Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh masyarakat Jawa Tengah, secara khusus kepada Iran dan negara-negara Timur Tengah pada umumnya," lanjut Luthfi.

Dubes Iran Mohammad Boroujerdi berterima kasih atas belasungkawa dan pesan perdamaian yang disampaikan.

>>> BPOM Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Produk Ilegal

Ia mengakui banyak pesan dukungan masuk ke Kedutaan Besar Iran selama konflik, termasuk dari masyarakat Jawa Tengah.

"Selama masa perang ini, khususnya perang akhir-akhir ini, saya mendapatkan banyak pesan dari masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah dan Semarang.

Saya baru bisa membaca pesan-pesan tersebut sebagian, karena lebih dari ribuan jumlahnya. Sudah tugas saya untuk menyampaikan terima kasih," kata Boroujerdi.

Boroujerdi menjelaskan hubungan Iran dan Indonesia serta Jawa Tengah sudah terjalin lama, namun sejak 2016 terpengaruh intervensi dan sanksi sepihak Amerika.

Hal itu membatasi hubungan kedua negara meskipun memiliki ikatan politik, sosial, dan kebudayaan yang kuat.

"Saya berharap setelah perang ini selesai semoga potensi yang dimiliki oleh kedua negara tersebut semakin bisa dimanfaatkan untuk kerja sama.

>>> Menteri PU: 6.300 Pegawai Terindikasi Judi Online, Mayoritas Eselon IV

Kedua negara ini memiliki potensi yang bisa saling melengkapi," jelasnya.