Serangan intensif pasukan Amerika Serikat terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir menghancurkan sejumlah jembatan. Setidaknya enam jembatan hancur dalam satu malam pada Kamis (16/7) lalu.

Washington menyatakan serangan itu bertujuan memutus jalur pasokan militer Iran.

>>> Cavaliers dan Lakers Incar Jonathan Kuminga di Tengah Penundaan Bursa Bebas

AS membenarkan penargetan jembatan dan infrastruktur lain untuk mengganggu jalur pasokan yang digunakan Iran mendukung serangan pesawat tak berawak terhadap kapal di Selat Hormuz.

"Pada pukul 14.00 zona waktu timur hari ini, pasukan AS mulai melakukan gelombang serangan baru terhadap Iran untuk malam kelima berturut-turut untuk lebih melemahkan kemampuan militer Iran," kata CENTCOM, Jumat (17/7).

Pertempuran yang berlangsung lebih dari sepekan ini merupakan eskalasi terburuk sejak gencatan senjata tiga bulan lalu. Presiden AS Donald Trump menyatakan nota kesepahaman Juni lalu sudah berakhir.

Keenam jembatan yang rusak atau terputus berada di Provinsi Hormozgan, tepatnya Kabupaten Bandar Khamir, sebelah barat Bandar Abbas.

Rute-rute ini membentuk jaringan jalan di Bandar Abbas, tempat pelabuhan komersial terbesar Iran dan pangkalan angkatan laut IRGC.

Daftar Jembatan yang Diserang

1.

Jembatan Kahurestan: Terletak di wilayah Kahurestan, jembatan ini berada di koridor jalan utama yang menghubungkan Bandar Abbas dengan provinsi Hormozgan dan Fars.

Gangguan pada jembatan ini menghambat lalu lintas sipil dan komersial. Kantor berita Tasnim melaporkan korban jiwa akibat kendaraan jatuh dari jembatan setelah serangan.

2. Jembatan Geriveh: Berada di jalan raya Bandar Abbas-Bandar Khamir-Lar, jalur transportasi utama timur-barat.

Jembatan ini memfasilitasi pergerakan orang dan barang antara pantai Teluk dan pedalaman Iran selatan.

>>> Netflix Akuisisi Startup AI InterPositive Milik Ben Affleck Senilai $587 Juta