Honda Pertimbangkan Pabrik Kedelapan di Amerika Utara
Honda dikabarkan sedang mempertimbangkan pembangunan pabrik perakitan kedelapan di Amerika Utara.
Langkah ini diambil karena tujuh pabrik yang sudah beroperasi di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko hampir mencapai batas kapasitas produksi.
>>> Lancia Thesis Disulap Jadi Camper Unik, Tidur Berdua di Alam Terbuka
CEO Honda Toshihiro Mibe mengungkapkan bahwa kapasitas produksi tahunan ketujuh pabrik tersebut mencapai 1,67 juta kendaraan.
Dengan tingkat produksi yang hampir penuh, perusahaan perlu membangun "buffer" agar dapat meningkatkan produksi saat dibutuhkan.
"Produksinya hampir penuh," kata Mibe kepada Yomiuri Shimbun. "Jika tidak memiliki buffer, Anda tidak bisa memulihkan produksi."
Menurut GlobalData, pabrik Honda di Ohio, Indiana, dan Alabama beroperasi pada 85 persen dari kapasitas gabungan 1,2 juta kendaraan.
Tingkat utilisasi pabrik Honda di seluruh Amerika Utara mencapai sekitar 90 persen dari kapasitas maksimal 1,8 juta unit.
Mibe menambahkan bahwa tarif yang berlaku saat ini menyulitkan perusahaan untuk meraih laba di Amerika Serikat. Solusi terbaik, menurutnya, adalah memproduksi di tempat yang memiliki permintaan.
Saat ini, Amerika Utara menyumbang lebih dari 40 persen penjualan global Honda. Mibe ingin meningkatkan penjualan di kawasan ini secara signifikan, meskipun ia tidak merinci target spesifik.
>>> Toyota Tundra 2027 Dapat Paket Trailhunter untuk Overlanding Lebih Terjangkau
American Honda menargetkan pangsa pasar lebih dari 9 persen di AS pada 2026 dan optimistis dapat mengungguli industri secara keseluruhan.
Langkah Honda di Tengah Perubahan Strategi EV
Komitmen Honda terhadap Amerika Utara muncul setelah keputusan mahal untuk membatalkan pengembangan 0 Series EV dan mengakhiri joint venture dengan Sony untuk meluncurkan merek Afeela.
Update Terbaru
Mushoku Tensei III Episode 1-4: Kisah Eris dan Kebahagiaan Rudeus
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Pedri Pangkas Libur demi Latihan Mandiri di Canary
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB







