Gelombang elektrifikasi belum mengubah preferensi utama konsumen otomotif Indonesia.

Segmen multi purpose vehicle (MPV) masih mendominasi pasar kendaraan hybrid dengan menguasai sekitar 58% dari total penjualan nasional sepanjang semester I-2026.

>>> RedMagic Astra 2 Seimbangi ROG Xbox Ally X di GTA 5 dan RDR 2 dengan Daya Setengah

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil hybrid mencapai 42.366 unit selama Januari-Juni 2026.

Angka ini tumbuh sekitar 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 28.817 unit.

Dengan capaian tersebut, kendaraan hybrid kini menyumbang sekitar 9,7% dari total pasar otomotif nasional yang mencapai 436.564 unit.

Toyota Kuasai Pasar Hybrid

Dominasi pasar terutama ditopang dua model Toyota, yakni Kijang Innova Zenix Hybrid dan Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid kembali menjadi mobil hybrid terlaris di Indonesia dengan penjualan 13.279 unit selama enam bulan pertama 2026.

Sementara Toyota Veloz Hybrid, yang mulai dikirim ke konsumen pada Februari 2026, langsung membukukan penjualan 11.147 unit dan menempati posisi kedua.

Secara kumulatif, kedua model tersebut mencatat penjualan 24.426 unit atau sekitar 58% dari total pasar mobil hybrid nasional.

Capaian tersebut menunjukkan kendaraan keluarga berkapasitas tujuh penumpang masih menjadi pilihan utama konsumen meski tren elektrifikasi terus berkembang.

Dari sisi industri, kondisi ini mengindikasikan bahwa konsumen Indonesia masih mengutamakan aspek fungsional, seperti kapasitas kabin yang luas, daya angkut keluarga, serta efisiensi bahan bakar.

Teknologi hybrid dinilai semakin menarik karena menawarkan konsumsi BBM yang lebih hemat tanpa mengubah kebiasaan pengguna yang tetap mengandalkan pengisian bahan bakar di SPBU.