Boston Symphony Orchestra (BSO) mencatat surplus sebesar $27,5 juta dalam laporan pajak federal yang dirilis pada 15 Juli 2026.

Angka ini membalikkan defisit $6,6 juta pada tahun sebelumnya, berkat donasi yang kuat dan hasil investasi.

>>> Princess Charlene Pimpin Gala Palang Merah Monako dengan Gaun Emas Berkilau

Menurut pengungkapan keuangan tersebut, BSO memiliki total aset $700 juta, termasuk endowment $603 juta yang merupakan yang terbesar di antara orkestra simfoni di Amerika Serikat.

Temuan ini bertentangan dengan klaim dalam artikel Boston Globe oleh Malcolm Gay yang menyebut endowment BSO terkuras hingga $100 juta lebih selama 20 tahun.

Analis Thomas W. Dinsmore membantah narasi tersebut dengan merujuk data IRS Form 990 dari tahun fiskal 2006 hingga 2025.

Ia mencatat bahwa BSO mencatat 13 surplus selama periode tersebut, baik menurut standar pajak maupun GAAP.

>>> The New York Times Rilis Strands Puzzle 868 Bertema Big Talk

Data menunjukkan BSO mengakumulasi total surplus GAAP sebesar $391 juta dalam dua dekade terakhir, menempatkan endowment pada nilai tertinggi sepanjang sejarah.

Di tengah pengungkapan keuangan ini, konflik manajemen juga muncul terkait masa jabatan direktur musik Andris Nelsons.

Presiden BSO Chad Smith membantah pernyataan tim manajemen Nelsons yang mengklaim kedua belah pihak telah sepakat secara prinsip untuk memperpanjang kontrak konduktor tersebut.

>>> China Larang AI Pacar demi Tingkatkan Angka Kelahiran

Smith memperkenalkan perselisihan baru atas keputusan dewan pengawas untuk mengakhiri masa jabatan Nelsons pada Agustus 2027.