Kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 meninggalkan luka bagi Lionel Messi.

Namun, sang kapten tidak punya banyak waktu untuk meratapi kegagalan karena agenda bersama Inter Miami sudah menanti.

>>> Prabowo Soroti Kebocoran Kekayaan Negara saat Jawab Kritik Program MBG

Argentina harus mengubur ambisi mempertahankan trofi Piala Dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol di final yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (19/7/2026) waktu setempat.

Gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu menjadi pembeda dalam laga tersebut.

Spanyol memastikan gelar dunia kedua sepanjang sejarah, sekaligus menghentikan langkah Argentina yang sebelumnya berambisi menjadi juara dua edisi beruntun.

Bagi Messi, kekalahan tersebut terasa semakin berat. Pemain berusia 39 tahun itu kembali gagal membawa Argentina mengulang kesuksesan seperti Piala Dunia 2022.

Meski begitu, Messi tidak memiliki kesempatan panjang untuk menikmati waktu bersama keluarga atau kembali ke Argentina.

Kapten Inter Miami tersebut diperkirakan langsung bertahan di Amerika Serikat untuk bergabung kembali dengan klubnya.

Inter Miami sudah harus kembali menjalani kompetisi Major League Soccer (MLS). Mereka dijadwalkan menghadapi Chicago Fire pada Rabu (22/7/2026), hanya beberapa hari setelah final Piala Dunia.

Situasi itu membuat Messi harus segera mengalihkan fokus dari kegagalan di level internasional menuju perjuangan klub. Inter Miami masih membutuhkan kontribusinya dalam persaingan menuju babak playoff MLS.

Messi kemungkinan belum akan tampil dalam laga tersebut karena faktor kebugaran setelah menjalani turnamen panjang bersama Argentina. Namun, ia tetap diharapkan segera kembali berlatih bersama skuad Inter Miami.

>>> Nobar Piala Dunia Jadi Mesin Ekonomi, Kementerian UMKM Sebut Perputaran Uang Capai Rp5 Triliun