FIFA resmi membuka penyelidikan atas insiden keributan yang terjadi setelah laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

Dalam pernyataan resminya, badan sepak bola dunia itu tidak menyebut nama pemain yang terlibat. Namun, laporan Associated Press mengaitkan insiden tersebut dengan gelandang Argentina, Leandro Paredes.

>>> 10 Jenis Kopi Indonesia yang Populer, Kenali Karakter Rasa dan Asal Daerahnya

Rekaman yang beredar menunjukkan Paredes mencekik pemain Spanyol, Eric García, sebelum menjatuhkan Gavi. Aksi itu disebut melibatkan rekan setimnya, Thiago Almada.

Insiden terjadi sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, menyusul kemenangan Spanyol 1-0 lewat gol Ferran Torres di babak extra time.

Meski sempat dikabarkan menerima kartu merah, FIFA memastikan tidak ada kartu yang dikeluarkan kepada Paredes pada saat kejadian.

>>> Viral Warga Protes Jalan Rusak di Tasikmalaya, Dedi Mulyadi: Itu Jalan Kabupaten

"Tidak ada kartu yang diberikan kepada Paredes dalam momen tersebut," demikian konfirmasi FIFA kepada BBC.

Investigasi Berdasarkan Regulasi Disiplin FIFA

FIFA kini menunjuk seorang penyelidik khusus untuk menangani kasus ini. Langkah tersebut sesuai dengan Pasal 36 dalam regulasi disiplin dan etika yang berlaku di tubuh organisasi.

>>> OJK: Penempatan SAL Rp381 Triliun Tak Lagi Diperdebatkan di KSSK

Hingga kini, FIFA belum mengungkap detail lengkap maupun durasi proses investigasi. "Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah laporan penyelidik selesai," tulis FIFA dalam pernyataannya.