Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara terkait aksi protes warga di Tasikmalaya yang viral di media sosial.

Warga mengeluhkan ruas jalan sepanjang 800 meter yang tidak ikut diperbaiki dalam proyek pengaspalan.

>>> OJK: Penempatan SAL Rp381 Triliun Tak Lagi Diperdebatkan di KSSK

Dalam video yang beredar, warga tampak memadati jalan dan menyuarakan kekecewaan. Mereka bahkan sempat menyerukan penutupan jalan sebagai bentuk protes.

Nama Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga disebut dalam rekaman tersebut.

Menanggapi hal itu, Dedi mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah melaporkan melalui media sosial pada Minggu (19/7/2026).

Ia memahami kekecewaan masyarakat karena jalan yang layak merupakan kebutuhan vital.

>>> Presiden Iran Nyatakan Perang Skala Penuh Lawan AS, Siap Hadapi Konsekuensi

"Memang jalan ini kebutuhan yang vital, yang sangat ditunggu oleh masyarakat," kata Dedi Mulyadi.

Setelah melakukan pengecekan, Dedi memastikan ruas jalan yang dipersoalkan bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jalan tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

"Masalah tersebut ternyata setelah saya cek, bukan jalan provinsi, tapi jalan Kabupaten Tasik," ujarnya.

>>> Dokter Tifa Sindir Saksi Jokowi: Siap-siap Bawa Pampers

Meski bukan wewenangnya, Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Ia berharap persoalan jalan rusak itu segera ditangani agar masyarakat kembali memiliki akses jalan yang layak.