Iran melancarkan serangan rudal darat-ke-darat ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait pada Selasa (21/7).

Sasaran serangan adalah sistem rudal HIMARS milik AS yang ditempatkan di Camp Arifjan.

>>> Gagal Juara Piala Dunia, De Paul Bicara Konspirasi Jatuhkan Argentina

Militer Iran menyatakan serangan ini merupakan bagian dari fase ke-18 Operasi Thunder. Operasi tersebut dilancarkan sebagai balasan atas serangan AS terhadap Iran dalam sepuluh hari terakhir.

Kantor berita IRNA melaporkan pernyataan Angkatan Darat Iran yang menargetkan sistem rudal HIMARS di Pangkalan Arifjan.

Camp Arifjan terletak di selatan Kota Kuwait dan menampung personel dari berbagai cabang militer AS.

>>> Kapolda Jabar Izinkan Warga Tindak Tegas Begal, Asal Terukur

HIMARS merupakan sistem rudal bergerak yang mampu berpindah dengan cepat untuk menyerang sasaran darat. Militer Iran menilai penghancuran sistem ini akan melemahkan kemampuan ofensif dan defensif musuh.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan konflik AS-Iran yang memanas kembali telah berkembang menjadi perang berskala penuh.

>>> Piala AFF 2026 Siap Digelar Usai Piala Dunia, Indonesia di Grup A

Padahal, kedua negara telah menyepakati gencatan senjata dan meneken nota kesepahaman pada akhir Juni lalu.