Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 di final Piala Dunia yang digelar di New Jersey.

Gol kemenangan dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-105 babak perpanjangan waktu.

>>> Prestasi Olahraga Buka Peluang Beasiswa Kuliah

Sepanjang pertandingan, Spanyol mendominasi dengan 789 umpan sukses dan 20 tembakan, sementara Argentina hanya melepaskan dua tembakan.

Akurasi umpan Spanyol mencapai 89 persen.

Argentina tetap bertahan berkat penampilan gemilang kiper Damian Emiliano 'Dibu' Martinez yang melakukan 11 penyelamatan.

Jumlah itu menjadi rekor penyelamatan terbanyak dalam sebuah final Piala Dunia.

Pertahanan Argentina mampu menahan gempuran Spanyol hingga menit ke-105.

Kapten Argentina Lionel Messi hanya melepaskan satu tembakan yang diblok.

>>> Pupuk Indonesia Transformasi Bisnis untuk Ketahanan Pangan dan Petani

Messi sebelumnya pernah mengatakan bahwa dalam sepak bola, tim yang lebih baik bisa saja kalah.

Ia menambahkan bahwa hal semacam itu sulit dijelaskan meski sudah dianalisis.

Kekalahan ini menjadi akhir yang pahit bagi Argentina, yang hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan turnamen.

Pelatih muda Messi, Carlo Marconi, dulu memberi hadiah alfajores jika Messi mencetak gol.

Marconi kemudian mengubah tantangan menjadi sundulan kepala.

>>> Kakak Beradik Tate Siap Lawan Ekstradisi ke Inggris, Kata Pengacara

Ia tetap memberikan hadiah karena Messi adalah pribadi yang baik, bukan hanya pemain hebat.