Dunia olahraga tanah air kembali dikejutkan oleh kabar yang menyelimuti duka dan kekhawatiran. Jesslyn Wijaya Lay, seorang atlet golf putri Indonesia yang dikenal aktif dan berprestasi di berbagai turnamen amatir, diduga kuat menjadi korban aksi penculikan. Insiden naas ini terjadi di sebuah restoran ramai di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dan hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar serta rasa waswas di kalangan masyarakat luas.
 
Kejadian yang mengguncang ini dilaporkan terjadi pada Senin malam, 13 Juli 2026, sekitar pukul 19.45 WIB. Ironisnya, momen mencekam tersebut berlangsung tepat di tengah suasana perayaan keluarga yang seharusnya penuh kebahagiaan.
 

Detik-Detik Mencekam di Tengah Perayaan Ulang Tahun Nenek

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terdekat, Jesslyn tengah berkumpul bersama keluarga besar untuk merayakan ulang tahun sang nenek. Suasana hangat dan penuh tawa mendadak berubah menjadi horor dalam hitungan detik.
 
Sebelum lagu ulang tahun untuk sang nenek sempat diputar, kelima pria bertubuh besar tiba-tiba menghampiri meja tempat Jesslyn duduk. Tanpa memberikan kesempatan bagi korban untuk berteriak atau meminta tolong, kelima pelaku tersebut langsung menutup mata Jesslyn.
 
Dengan sigap dan terkoordinasi, mereka menggendong tubuh atlet muda tersebut dan membawanya keluar restoran. Jesslyn kemudian dimasukkan ke dalam sebuah mobil berwarna hitam yang telah siaga menunggu di area parkir luar restoran. Mobil tersebut langsung tancap gas meninggalkan lokasi, meninggalkan keluarga yang syok dan panik.
 

Profil Jesslyn Wijaya Lay: Permata Tersembunyi Dunia Golf Indonesia

Di balik kabar duka ini, banyak yang baru menyadari siapa sebenarnya sosok Jesslyn Wijaya Lay. Ia bukan sekadar nama biasa, melainkan salah satu atlet golf putri potensial Indonesia yang konsisten menorehkan prestasi.
 
Jesslyn merupakan putri dari seorang pengusaha sukses, Pontu Wijaya. Meski berasal dari latar belakang keluarga yang mapan, Jesslyn dikenal rendah hati dan memiliki dedikasi tinggi terhadap olahraga golf. Ia aktif mengikuti berbagai turnamen amatir dan rutin berlatih di sejumlah klub golf terkemuka.
 
Pencapaian paling gemilang yang pernah ia torehkan terjadi pada tahun 2023. Saat itu, Jesslyn mencatatkan sejarah penting sebagai pegolf putri pertama yang berhasil menjuarai kategori Best Nett Overall (BNO) Regular dalam turnamen bulanan bergengsi di Chemical Golf Club.
 
Prestasi ini bukan pencapaian yang mudah. Kategori BNO Regular menuntut konsistensi, ketenangan mental, dan teknik pukulan yang sangat presisi. Keberhasilan Jesslyn saat itu disebut-sebut sebagai yang pertama dalam sejarah panjang klub tersebut, sekaligus membukakan mata komunitas golf nasional terhadap potensi besar yang dimilikinya.