Demokrat Sulit Manfaatkan Ketidakpuasan terhadap Trump untuk Pemilu 2026
Jajak pendapat nasional dan negara bagian yang dirilis menjelang pemilu sela 2026 menunjukkan Partai Demokrat kesulitan mengamankan keunggulan di kursi-kursi kongres utama, meskipun tingkat persetujuan Presiden Donald Trump turun signifikan.
Data dari survei CNN, Quinnipiac University, Marquette Law School, NBC, dan NPR/PBS News/Marist mengungkapkan bahwa setidaknya 90% pemilih yang menyetujui Trump berniat mendukung kandidat DPR dari Partai Republik.
>>> George Russell Hadapi Masalah Kecepatan Lurus di Kualifikasi Spa
Namun, Demokrat justru berkinerja di bawah margin historis mereka di antara pemilih yang tidak menyetujui presiden.
Jajak pendapat Demokrat Evan Roth Smith mencatat bahwa peringkat persetujuan bersih Trump telah memburuk menjadi sekitar minus 20 poin, kontras tajam dengan margin negatif 10 poin pada siklus pemilu sela 2018.
"Demokrat gagal mengonversi sepersepuluh dari pemilih Amerika yang telah berbalik melawan Donald Trump dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Smith, yang beraliansi dengan sayap sentris partai.
Di New York, Komite Demokrat negara bagian meningkatkan investasi awal dan menggelar acara di seluruh negara bagian untuk melawan kandidat Republik, menargetkan tokoh seperti Eksekutif Nassau County Bruce Blakeman yang mencalonkan diri sebagai gubernur dengan dukungan Trump.
Mantan Ketua DPR Nancy Pelosi sebelumnya mengaitkan kekalahan kongres partai pada 2022 di New York dengan persaingan gubernur yang ketat tahun itu.
Hal itu mendorong Gubernur Kathy Hochul membangun infrastruktur "Kampanye Terkoordinasi" untuk meningkatkan partisipasi pemilih akar rumput.
Anggota DPR Paul Tonko menyebut Blakeman sebagai "mini-Trump" yang membawa catatan gagal sebagai eksekutif county ke tingkat negara bagian.
Jajak pendapat Siena Research Institute baru-baru ini menunjukkan Hochul unggul 20 poin persentase atas Blakeman, margin lebih lebar dibandingkan perlombaan 2022 melawan Lee Zeldin.
Update Terbaru
Sejajar Pele dan Beckenbauer, Pau Cubarsi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 18:28 WIB
8 Kemiripan Spanyol Juara Piala Dunia 2010 dan 2026: Laga Pembuka hingga Gol Penentu
Senin / 20-07-2026, 18:28 WIB
Messi Tak Pulang ke Argentina Usai Gagal di Final Piala Dunia, Ada Tugas yang Menunggu
Senin / 20-07-2026, 18:28 WIB
Prabowo Soroti Kebocoran Kekayaan Negara saat Jawab Kritik Program MBG
Senin / 20-07-2026, 18:28 WIB
Kim Yoon Ju Ungkap Kwon Jung Yeol Masih Menulis Surat Cinta Setiap Anniversary
Senin / 20-07-2026, 18:27 WIB
Nobar Piala Dunia Jadi Mesin Ekonomi, Kementerian UMKM Sebut Perputaran Uang Capai Rp5 Triliun
Senin / 20-07-2026, 18:27 WIB
Samuel Sekuritas Lepas 281,29 Juta Saham Sentul City, Kini Tersisa Berapa?
Senin / 20-07-2026, 18:27 WIB
Icha Chellow, Mala Agatha, dan DJ Zhuu Siap 'Sungkem' ke Anisa Bahar: Janji Tidak Ulangi Aksi Ubah Lirik Vulgar
Senin / 20-07-2026, 18:26 WIB
Kortas Tipikor Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Batu Bara
Senin / 20-07-2026, 18:21 WIB
Menteri Urusan Muslim Singapura Mundur Akibat Skandal Perempuan
Senin / 20-07-2026, 18:21 WIB
OTT Bupati Lombok Barat, KPK Amankan Uang Ratusan Juta
Senin / 20-07-2026, 18:21 WIB
Matangkan Persiapan Asian Games, KOI Gelar Rapat Anggota Luar Biasa
Senin / 20-07-2026, 18:21 WIB
Ibu-ibu Terinspirasi MPASI dari Menu Haaland, Ini Wanti-wanti Dokter
Senin / 20-07-2026, 18:21 WIB







