Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen ke US$96 Gara-gara Perang AS-Iran
Harga minyak dunia melonjak 2 persen ke level tertinggi US$96 per barel dalam lebih dari enam pekan pada perdagangan Kamis (23/7).
Kenaikan dipicu memanasnya konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
>>> Penjualan Anjlok 60%, Honda Justru Perpanjang Kerja Sama dengan GAC di China
Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik US$1,93 atau 2 persen menjadi US$96 per barel.
Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak 8 Juni lalu, setelah sehari sebelumnya Brent ditutup menguat lebih dari US$3 di posisi US$94,07 per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$1,44 atau 1,7 persen menjadi US$88,27 per barel.
Sehari sebelumnya, WTI juga telah melonjak hampir 3 persen.
Eskalasi Konflik AS-Iran
Lonjakan harga terjadi setelah militer AS melancarkan serangan untuk malam ke-12 berturut-turut terhadap Iran.
Serangan itu dilakukan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan jembatan atau pembangkit listrik di Iran setiap kali Teheran menyerang kapal di Selat Hormuz.
Di sisi lain, Garda Revolusi Iran menyatakan sebuah kapal tanker minyak terbakar akibat ledakan saat melintasi jalur yang diklaim telah dipasangi ranjau di selatan Selat Hormuz.
Dua kapal tanker lainnya dilaporkan memutuskan berbalik arah.
>>> Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya
Garda Revolusi juga mengklaim Selat Hormuz kini berada di bawah kendali penuh Iran dan 'sepenuhnya ditutup' selama aksi militer AS masih berlangsung di kawasan.
Mereka memperingatkan tidak ada kapal tanker yang diizinkan melintas tanpa koordinasi dengan Iran.
Ketegangan juga meluas ke Laut Merah setelah kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran mengancam akan menyerang kapal-kapal pengangkut minyak Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb dan mengumumkan blokade laut terhadap Saudi.
Update Terbaru
Baca Spoiler Lookism Chapter 618 Bahasa Indonesia, Lanjutan Setelah Chapter 617
Kamis / 23-07-2026, 13:00 WIB
Roy Suryo Sambut Putusan Sela Dokter Tifa, Sebut Hakim Dapat Petunjuk dari Tuhan
Kamis / 23-07-2026, 12:46 WIB
Muhammadiyah Resmi Beli Katedral Bersejarah di Spanyol untuk Dijadikan Masjid
Kamis / 23-07-2026, 12:46 WIB
Belanja Produk Lokal Bisa Dongkrak Ekonomi 1,71%, Kemenperin Minta Impor Diganti Produksi Dalam Negeri
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Arus Dana ETF Bitcoin Berbalik Positif, Capai Rp1,36 Triliun dalam Sepekan
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Poco F9 Ultra, Poco F9 Pro, dan Vivo X500 Kantongi Sertifikasi, Segera Meluncur
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Matt Damon Alami Sakit Punggung saat Syuting 'The Odyssey', Gara-gara Sandal
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Prank Pernikahan Berujung Petaka, Pengantin dan Groomsmen Didenda Rp 607 Juta
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 23 Juli: Aquarius Keras Kepala, Gemini Cobalah Sabar
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Spesifikasi DFSK E5 Plus: Konsumsi BBM Diklaim Tembus 83 Km Per Liter
Kamis / 23-07-2026, 12:42 WIB
Jerry Seinfeld Akui Hubungan Larry David dan Bill Maher Masih Renggang
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Atlanta United Hadapi Charlotte FC dalam Laga Rivalitas MLS
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Sabrina Ionescu Bantah Tolak Undangan Kontes Tiga Angka WNBA
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Unique Pharmaceutical Tarik Antihistamin karena Risiko Kontaminasi
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB







