Retinol, niacinamide, dan vitamin C merupakan tiga bahan aktif paling populer dalam dunia skincare. Masing-masing memiliki manfaat berbeda, mulai dari mencerahkan kulit hingga menyamarkan tanda penuaan.

Banyak orang bertanya-tanya apakah ketiganya boleh digunakan dalam satu rutinitas perawatan. Selama ini beredar anggapan bahwa vitamin C tidak boleh dipakai bersamaan dengan niacinamide karena dikhawatirkan memicu iritasi.

>>> Perbandingan Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Oppo Find N6, dan Motorola Razr Fold

Namun, perkembangan penelitian dan formulasi produk modern menunjukkan anggapan tersebut tidak lagi relevan. Jika digunakan dengan tepat, ketiga bahan ini justru saling melengkapi.

Bolehkah Dicampur?

Jawabannya boleh, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan urutan pemakaian. Niacinamide dikenal lembut sehingga dapat dipadukan dengan vitamin C maupun retinol pada sebagian besar jenis kulit.

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari radikal bebas dan mencerahkan warna kulit. Retinol bekerja mempercepat regenerasi sel dan merangsang produksi kolagen.

Kehadiran niacinamide di antara keduanya membantu memperkuat skin barrier sehingga risiko kulit kering atau iritasi akibat retinol berkurang.

Manfaat Masing-masing Bahan

Niacinamide adalah bentuk vitamin B3 yang meningkatkan produksi ceramide, menjaga lapisan pelindung kulit tetap kuat dan lembap.

Bahan ini juga memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri, membantu mengatasi jerawat, mengurangi kemerahan, mengontrol minyak, dan menyamarkan noda bekas jerawat.

Vitamin C dikenal sebagai antioksidan terbaik yang melindungi kulit dari sinar matahari, polusi, dan radikal bebas.

>>> Pesanan Changan Deepal S05 Tembus Ratusan Unit, Harga Rp500 Jutaan

Selain itu, vitamin C menghambat pembentukan melanin penyebab hiperpigmentasi, mencerahkan kulit, dan meningkatkan produksi kolagen.