Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Oppo Find N6, dan Motorola Razr Fold menjadi tiga pesaing utama di pasar smartphone lipat flagship.

Ketiganya sama-sama mengusung layar utama sekitar 8 inci, chipset kelas atas, tiga kamera belakang, dan bodi tipis.

>>> Pesanan Changan Deepal S05 Tembus Ratusan Unit, Harga Rp500 Jutaan

Namun, masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Berikut perbandingan lengkapnya.

Desain dan Form Factor

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi yang paling ringkas dengan ketebalan 4,1 mm saat dibuka dan 8,9 mm saat dilipat, serta bobot hanya 215 gram.

Oppo Find N6 sedikit lebih tebal (4,2 mm saat dibuka, 8,93 mm saat dilipat) dan berat 225 gram.

Motorola Razr Fold menjadi yang paling bongsor dengan ketebalan 4,7 mm saat dibuka, 10,1 mm saat dilipat, dan bobot 243 gram.

Meski paling besar, Motorola menawarkan desain unik dengan bahan vegan leather dan warna yang divalidasi Pantone.

Layar dan Lipatan

Oppo Find N6 memiliki layar utama terluas, yaitu 8,12 inci LTPO OLED dengan resolusi 2.480 x 2.248 piksel dan refresh rate adaptif 1-120Hz.

Motorola Razr Fold menyusul dengan layar 8,1 inci LTPO pOLED, resolusi 2.484 x 2.232 piksel, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak 6.200 nits.

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki layar 8 inci Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi 2.504 x 2.256 piksel.

Soal jejak lipatan, Samsung dan Oppo menjadi yang paling samar berkat teknologi Flex Titanium dan Titanium Flexion Hinge generasi kedua.

Lipatan Motorola juga cukup landai, namun belum semulus dua pesaingnya.

Ketahanan dan Performa