Serum wajah mengandung bahan aktif tinggi yang dirancang untuk mengatasi masalah kulit spesifik. Namun, jika salah pilih, serum justru bisa merusak skin barrier dan menimbulkan reaksi negatif.

Berikut tujuh tanda serum tidak cocok di kulit wajah yang perlu diwaspadai.

>>> Review realme C100i vs TECNO SPARK 50: Duel HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp2,5 Juta, Mana yang Paling Worth It?

Tanda-Tanda Serum Tidak Cocok

1. Rasa terbakar atau perih yang menyengat dan bertahan lama.

Sensasi ini menandakan bahan aktif terlalu keras atau menyebabkan iritasi.

2. Kemerahan dan peradangan seperti terbakar matahari, disertai pembengkakan ringan.

Ini bisa dipicu oleh pewangi, alkohol tinggi, atau bahan alergen.

3. Muncul jerawat di area yang biasanya bersih, berukuran besar, merah, dan terasa sakit.

Ini berbeda dengan purging yang hanya terjadi di area rawan jerawat.

4. Kulit terasa kering, mengelupas, atau bruntusan.

>>> Profil Muhammad Zulfikar Drakel Dokter Koas FKUI Ditemukan Meninggal di Guest House Metro Lampung: Umur, Agama dan Akun Instagram

Hal ini menandakan skin barrier terganggu.

5. Produksi minyak berlebih secara tiba-tiba.

Kulit bisa memproduksi lebih banyak minyak sebagai respons terhadap iritasi.

6. Gatal-gatal atau rasa tidak nyaman yang menetap.

Ini bisa menjadi tanda reaksi alergi.

7. Jerawat atau iritasi yang tidak kunjung membaik setelah 4-6 minggu pemakaian.

Menurut dermatolog, siklus regenerasi kulit sekitar 28 hari, sehingga iritasi yang lebih lama menandakan ketidakcocokan.

>>> Tragis, Dokter Koas FKUI Ditemukan Meninggal di Guest House Metro Lampung: Kronologi Lengkap dan Penyelidikan Polisi Masih Berlanjut

Jika mengalami tanda-tanda di atas, segera hentikan pemakaian serum. Kembali ke perawatan dasar dan gunakan bahan penenang kulit untuk memulihkan skin barrier.