Mencari smartphone dengan ketahanan baterai seharian penuh tanpa harus menguras tabungan memang bukanlah hal yang mudah. Namun, di pertengahan tahun 2026 ini, persaingan di segmen entry-level semakin memanas. Dua nama yang kini tengah menjadi sorotan para pemburu HP murah adalah realme C100i dan TECNO SPARK 50.
 
Keduanya sama-sama membawa senjata utama yang sangat menggiurkan: baterai berkapasitas raksasa 7000 mAh. Namun, di balik angka baterai yang sama, kedua perangkat ini menawarkan filosofi dan pendekatan yang sangat berbeda kepada penggunanya.
 
Tim Review Mengerti.id telah membedah kedua ponsel ini. Jika Anda memiliki anggaran di bawah Rp2,5 juta, mana yang sebenarnya paling worth it untuk dibeli? Mari kita bahas secara mendalam.
 

Desain dan Layar: Pertarungan Poni vs Punch-Hole

Kesan pertama saat melihat kedua ponsel ini adalah ukurannya yang bongsor, yang memang konsekuensi logis dari penyematan baterai 7000 mAh. Namun, bagaimana dengan estetika dan kenyamanan visualnya?
 
Kabar baiknya, Anda sudah tidak perlu lagi berurusan dengan layar 60 Hz yang patah-patah. Keduanya sama-sama menggunakan panel IPS LCD dengan refresh rate 120 Hz, sebuah standar mewah untuk kelas harganya yang menjamin scrolling media sosial terasa sangat mulus.
 
Namun, perbedaan mencolok ada pada desain layar:
  • realme C100i hadir dengan layar 6,8 inci beresolusi HD+. Ponsel ini masih setia menggunakan desain notch atau poni di bagian atas. Bagi sebagian orang, poni mungkin terasa sedikit kuno, namun desain ini memberikan ruang untuk komponen depan yang lebih aman.
  • TECNO SPARK 50 mengusung layar 6,78 inci HD+ dengan desain punch-hole (lubang kamera). Secara estetika, punch-hole membuat rasio layar ke bodi terasa lebih modern, elegan, dan memberikan pengalaman menonton yang lebih imersif karena tidak terhalang poni.