Samsung Electronics resmi meluncurkan lini Galaxy Z Series terbaru yang terdiri dari tiga model berbeda: Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.

Peluncuran ini menandai strategi baru Samsung yang tidak lagi mengusung konsep 'satu perangkat untuk semua', melainkan menghadirkan pengalaman foldable yang disesuaikan dengan gaya hidup pengguna.

>>> Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan

Galaxy Z Fold8 dirancang untuk pengalaman menjelajah konten yang imersif, sementara Galaxy Z Fold8 Ultra diposisikan sebagai perangkat premium untuk produktivitas dan kreasi konten profesional.

Galaxy Z Flip8 hadir sebagai seri Flip paling ramping dengan fokus pada mobilitas dan personalisasi.

AI Jadi Pembeda Utama

Alih-alih hanya meningkatkan spesifikasi perangkat keras, Samsung menempatkan Galaxy AI sebagai inovasi utama di seluruh lini Galaxy Z Series terbaru.

>>> 4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026: Dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship

Pada Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra, layar besar dimanfaatkan untuk multitasking berbasis AI yang lebih intuitif, memungkinkan pengguna berpindah aplikasi dan menyelesaikan pekerjaan dengan efisien.

Sementara itu, Galaxy Z Flip8 membawa pendekatan berbeda melalui AI-native FlexWindow, yang memungkinkan akses informasi dan notifikasi langsung dari layar luar tanpa membuka perangkat.

Samsung juga memperluas kemampuan AI melalui kolaborasi dengan teknologi seperti Gemini Intelligence, dengan tetap menjaga transparansi, privasi, dan kontrol pengguna.

>>> Mahasiswa Ciputra Luncurkan Ensiklopedia Digital Open Source AAD Wiki

Masa Depan Smartphone Ada pada AI Personal

Chief Executive Officer Samsung Electronics, TM Roh, mengatakan evolusi AI akan mengubah smartphone menjadi perangkat yang mampu memahami kebiasaan dan kebutuhan setiap pengguna secara lebih personal.