Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tentang orang yang meninggalkan partai menuai kritik. Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, menilai Pramono lupa sejarah.

Dede menyebut sejumlah tokoh besar justru sukses setelah keluar dari partai lamanya. Ia mencontohkan Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, dan Surya Paloh.

>>> Marc Anthony Sambut Anak Ke-8, Istri 30 Tahun Lebih Muda

"Megawati Soekarno Putri ninggalin PDI, bikin PDIP-Perjuangan. Prabowo Subianto ninggalin Golkar bikin Gerindra.

Surya Paloh ninggalin Golkar bikin Nasdem. Semuanya jadi besar," tulis Dede di akun X pribadinya, Kamis (23/7).

Ia pun mempertanyakan siapa yang dimaksud Pramono. "Yang dimaksud siapa yah?"

>>> Petisi Online Minta Final Piala Dunia 2026 Diulang, Sudah 61.500 Tanda Tangan

tandasnya.

Sebelumnya, Pramono menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri pelantikan Ketua DPC PKB se-Indonesia di Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026) malam.

Ia berbisik kepada Muhaimin Iskandar bahwa semua orang yang meninggalkan partainya tidak pernah menjadi besar.

>>> Samsung Rilis Galaxy Z Fold8 dengan Layar Lebar, Mendahului Apple

Pramono tidak menyebut nama spesifik. Ia hanya mengatakan bahwa di PDI-P dan PKB juga ada contohnya.